Enam tim telah berhasil maju ke playoff antarbenua Piala Dunia 2026, dengan hanya dua tiket yang tersedia untuk pertandingan paling bergengsi ini.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi
Tim-tim tersebut meliputi Irak, Bolivia, Kaledonia Baru, DR Congo, Jamaika, dan Suriname, yang mewakili berbagai konfederasi.
Pembagian Bracket dan Format Laga
Drawing playoff antarbenua Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Zurich, Swiss pada tanggal 20 November 2025. Dalam acara ini, juga akan ditentukan jadwal untuk tim-tim playoff zona Eropa yang berjumlah 16.
Keenam tim yang berpartisipasi akan dibagi menjadi dua bracket, masing-masing berisi tiga tim. Setiap bracket akan menyelenggarakan laga semifinal dan final, di mana dua tim dengan peringkat FIFA terendah akan saling berhadapan di semifinal.
Pemenang dari semifinal tersebut kemudian akan bertemu dengan tim peringkat teratas di bracket mereka. Dengan demikian, dua pemenang dari masing-masing bracket berhak mendapatkan tiket untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Perincian Tim dan Peringkat FIFA
Menimbang ranking FIFA yang terkini, Irak dan DR Congo memimpin sebagai tim dengan peringkat tertinggi di antara enam peserta, dengan Irak berada di peringkat ke-57 dan DR Congo di peringkat ke-60.
Tim lainnya yang mengikuti adalah Jamaika yang menempati peringkat 68, Bolivia di peringkat 76, Suriname di peringkat 126, dan Kaledonia Baru di peringkat 150. Dengan perbedaan peringkat yang signifikan, pertarungan ini diyakini akan menarik perhatian penggemar sepak bola dunia.
Playoff ini diharapkan dapat berlangsung pada akhir Maret 2026, menjelang Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dampak dan Harapan dari Playoff
Playoff antarbenua ini tidak hanya menentukan dua tim yang akan melanjutkan ke Piala Dunia, tetapi juga menjadi momen penting bagi sepak bola di negara-negara yang kurang dikenal di ajang ini.
Hal tersebut mendorong pertumbuhan dan pengembangan sepak bola di negara-negara tersebut, serta memberi mereka kesempatan untuk berkompetisi di panggung global.
Seiring dengan dekatnya pertandingan ini, harapan tinggi dipupuk oleh masing-masing negara peserta untuk meraih keberhasilan dan menyongsong kesempatan baru di ajang prestisius ini.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: