Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 16:54 WIB

FIFA Ungkap Skandal Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia

Author

FIFA Ungkap Skandal Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia

FIFA telah mengidentifikasi tiga individu yang terlibat dalam skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi timnas Malaysia setelah melakukan investigasi mendalam terhadap tujuh pemain yang diduga menggunakan dokumen palsu.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Ketiga individu tersebut adalah Nicolas Puppo, Frederico Moraes, dan Datuk Noor Azman Rahman, yang merupakan agen pemain serta Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Rincian Investigasi FIFA

FIFA menerbitkan laporan setebal 63 halaman yang menguraikan kronologi dan detail pelanggaran yang dilakukan oleh agen pemain dan pengurus FAM. Laporan tersebut menjelaskan bahwa Puppo dan Moraes terlibat dalam penyusunan dokumen kelayakan yang ternyata palsu.

Sementara itu, Datuk Noor Azman Rahman, sebagai Sekretaris Jenderal FAM, juga mendapat perhatian karena perannya dalam kasus ini. FAM telah menjatuhkan skorsing kepada Rahman dan membentuk panel independen untuk menyelidiki insiden lebih lanjut.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Konsekuensi dan Tindakan FIFA

FIFA menegaskan akan menerapkan sanksi tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam skandal ini untuk menjaga integritas kompetisi internasional. Pengumuman ini juga mencakup penolakan banding yang diajukan oleh FAM terkait tujuh pemain yang diduga menggunakan dokumen palsu.

Dalam dokumen resmi yang dipublikasikan pada 17 November, Komite Disiplin FIFA menjelaskan keputusan mereka dengan rinci, menekankan pentingnya penegakan aturan yang ketat.

Temuan Investigasi Tambahan

Selain identifikasi tiga pelaku utama, investigasi FIFA menemukan bahwa kakek-nenek para pemain yang mengaku lahir di Malaysia sebenarnya berasal dari negara lain seperti Spanyol, Argentina, Brasil, dan Belanda. Temuan ini semakin memperkuat dugaan pemalsuan yang telah dilakukan.

FIFA berencana untuk melanjutkan penyelidikan guna mengidentifikasi lebih banyak individu yang mungkin terlibat, memberikan sinyal bahwa masalah ini lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU