Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 14:07 WIB

Proses Redenominasi Rupiah: Kebijakan Bank Indonesia yang Memerlukan Waktu Panjang

Author

Proses Redenominasi Rupiah: Kebijakan Bank Indonesia yang Memerlukan Waktu Panjang

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa kebijakan redenominasi rupiah dari Rp1.000 menjadi Rp1 akan memakan waktu cukup panjang sebelum bisa diterapkan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Ia menegaskan bahwa proses ini tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan sekitar 5 hingga 6 tahun untuk menyelesaikannya.

Tahapan Proses Redenominasi

Perry menjelaskan bahwa langkah pertama dalam proses redenominasi adalah pengesahan undang-undang (UU) yang menjadi payung hukum bagi kebijakan ini.

Tanpa adanya UU Redenominasi, seluruh persiapan dan implementasi tidak akan bisa dilaksanakan.

Dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI pada Senin, 17 November 2025, ia menyebutkan, "Itu prosesnya nanti harus paralel. Itu perlu kurang lebih 5-6 tahun dari sejak UU sampai kemudian selesai."

Tahapan kedua yang perlu dilakukan adalah penyusunan aturan mengenai transparansi harga barang dan jasa. Ini penting agar masyarakat tidak bingung selama masa transisi, karena penyederhanaan rupiah tidak akan mengubah nilai riil suatu barang.

Kebijakan Transparansi Harga

Perry lebih lanjut menyatakan perlunya peraturan mengenai transparansi harga.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Ia memberikan contoh, "Seperti dari dulu kan sudah pernah, kalau kita ke daerah ada kopi satu gelas Rp25.000, ada Rp25 ribu kosongnya kecil, ada yang 25K, tapi ini kan belum semuanya. Transparansi harga itu menjadi sangat penting."

Dengan aturan yang jelas, diharapkan masyarakat dapat memahami perbedaan harga selama proses redenominasi berlangsung.

Hal ini juga bertujuan untuk menghindari potensi kebingungan di kalangan masyarakat terkait harga setelah redenominasi.

Masa Transisi dan Desain Uang Baru

Untuk tahapan ketiga, BI harus merancang dan mulai mencetak uang baru hasil redenominasi.

Perry menekankan bahwa langkah ini membutuhkan koordinasi antara berbagai lembaga dan tidak bisa terburu-buru.

Perry menjelaskan pentingnya adanya masa transisi di mana uang lama dan uang baru bisa beredar bersamaan.

Ia mengatakan, "Itu harus berjalan beriringan, dengan sama-sama. Bisa beli kopi pakai uang lama, bisa pakai uang baru, harganya sama."

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU