Duduk terlalu lama di depan layar berdampak buruk bagi kesehatan dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius mirip dengan efek merokok.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari akan membawa dampak negatif, terutama di era digital ketika banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja di depan komputer.
Risiko Kesehatan Akibat Duduk Lama
Berdasarkan penelitian terbaru, orang yang menghabiskan lebih dari delapan jam sehari untuk duduk berisiko tinggi mengalami berbagai penyakit kronis. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah penyakit jantung, di mana duduk terlalu lama bisa mengganggu sirkulasi darah.
Duduk lama juga dapat memicu penambahan berat badan. Menurut ahli gizi, saat kita duduk, metabolisme tubuh melambat, dan ini dapat menyebabkan obesitas yang berujung pada diabetes.
Ada pula studi yang menunjukkan hubungan antara duduk lama dan risiko kanker. Sebuah laporan dari American Institute for Cancer Research menyebutkan bahwa setiap tambahan dua jam duduk dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dampak Psikologis dari Gaya Hidup Sedentari
Duduk terlalu lama tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental. 'People who lead a sedentary lifestyle tend to experience higher levels of anxiety and depression.'
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang minim dapat memengaruhi suasana hati dan tingkat energi. Dengan kata lain, duduk berlama-lama bisa membuat kita merasa lebih lelah dan kurang bersemangat.
Mengubah pola kebiasaan duduk dapat sangat bermanfaat untuk kesehatan mental. Setiap sesi kerja harus diselingi dengan aktivitas ringan, seperti berjalan sedikit atau melakukan peregangan.
Cara Mengurangi Waktu Duduk
Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi waktu duduk adalah dengan melakukan break secara berkala. Setiap jam, cobalah untuk berdiri dan bergerak setidaknya selama lima menit.
Selain itu, memilih meja berdiri juga bisa menjadi solusi yang efektif. Dengan alat ini, aktivitas kita jadi lebih terjaga, dan kita bisa lebih produktif.
Dengan memanfaatkan teknologi, beberapa aplikasi dapat mengingatkan kita untuk bergerak setelah duduk terlalu lama. Ini adalah langkah kecil tetapi sangat berarti untuk kesehatan.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: