Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 16:52 WIB

Perbincangan Mendesak Akan Agama dalam Keluarga: Kisah JD Vance

Author

Perbincangan Mendesak Akan Agama dalam Keluarga: Kisah JD Vance

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, baru-baru ini mengungkapkan pemikirannya tentang kehidupan pribadi dan religiusitas keluarganya dalam acara Turning Point USA di Universitas Mississippi.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Vance, seorang penganut Katolik, menyampaikan harapannya agar istrinya, Usha, yang beragama Hindu, dapat bergabung dalam keyakinan yang sama.

Pernyataan JD Vance Tentang Agama dan Keluarga

JD Vance berbicara terbuka mengenai perbedaan keyakinan dalam keluarganya, menunjukkan bahwa Usha berasal dari latar belakang Hindu. Ia menegaskan bahwa Usha tidak tumbuh di lingkungan yang religius, menjelaskan, "Istri saya tidak tumbuh sebagai seorang Kristen. Ia berasal dari keluarga Hindu, tetapi bukan keluarga yang religius."

Vance menyampaikan harapannya agar Usha dapat mengikuti keyakinan Katolik, menyatakan, "Saya pernah mengatakan kepadanya, dan saya katakan juga di depan semua orang di sini: apakah saya berharap suatu hari ia pindah ke gereja yang sama denganku? Ya, sejujurnya saya berharap hal itu karena aku yakin dengan kepercayaanku."

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Latar Belakang dan Perjalanan Spiritual Vance

JD Vance, yang baru mengikrarkan keyakinan Katolik pada tahun 2019, mengungkapkan bahwa sebelumnya ia bereksplorasi dalam posisi agnostik atau ateis. Pertemuan dengan Usha terjadi saat mereka menempuh pendidikan di Yale Law School, yang kemudian berujung pada pernikahan mereka pada tahun 2014.

Pasangan ini melangsungkan dua upacara yang berbeda, yaitu Kristen dan Hindu, sebagai simbol penyatuan lintas iman. Mereka kini memiliki tiga anak yang dibesarkan dalam tradisi Kristen, dengan dua anak tertua yang bersekolah di sekolah Kristen.

Hubungan Usha dengan Agama dan Komunitas

Menariknya, meskipun Vance aktif mengajak Usha ke gereja, hubungan Usha dengan komunitas Kristen tetap terjalin, termasuk dengan pastor yang juga membaptis Vance. Vance menyatakan, "Usha bahkan lebih dekat dengan pastor yang membaptis saya dibandingkan saya sendiri. Mereka sering berdiskusi soal hal ini."

Vance menekankan bahwa perjalanan iman dalam keluarga adalah hal yang bersifat personal, seraya menekankan, "Saya percaya, urusan iman adalah perjalanan keluarga. Kita percayakan semua pada rencana Tuhan."

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU