Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 15:25 WIB

Penyelidikan Penemuan Kerangka Manusia Terbakar di Jakarta Pusat

Author

Penyelidikan Penemuan Kerangka Manusia Terbakar di Jakarta Pusat

Polres Metro Jakarta Pusat saat ini melakukan penyelidikan atas penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kerangka tersebut ditemukan saat tim teknis melakukan pengecekan gedung yang terbakar pascademonstrasi akhir Agustus lalu.

Kronologi Penemuan Kerangka

Pada Kamis, 30 Oktober 2023, tim teknis yang sedang melakukan pemeriksaan untuk renovasi gedung menemukan dua kerangka manusia. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa kerangka tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Setelah penemuan tersebut dilaporkan, polisi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kasus ini. Hasil olah TKP menunjukkan kerangka manusia tertimbun di plafon gedung yang terbakar.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Pemeriksaan Forensik dan Keterkaitan dengan Kasus Hilangnya Dua Orang

Kerangka manusia yang ditemukan telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengambilan sampel DNA. Polisi masih menunggu hasil dari tim Kedokteran Forensik RS Polri untuk menentukan apakah kerangka tersebut berkaitan dengan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, dua orang yang dilaporkan hilang pascademo.

Keluarga dari Reno dan Farhan sudah diminta untuk menjalani tes DNA untuk mencocokkan dengan temuan tersebut. Kombes Pol Susatyo menegaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat menyimpulkan hubungan antara kerangka yang ditemukan dan kedua orang yang hilang.

Reaksi dari Koalisi Sipil dan Langkah Selanjutnya

Koalisi sipil, termasuk Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), menyampaikan harapan agar kepolisian melakukan langkah-langkah menyeluruh dalam menangani kasus ini. Jane Rosalina, Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil observasi dan uji forensik yang dilakukan oleh kepolisian.

Jane menyatakan, 'Saat ini kepolisian sedang melakukan tahap observasi dan uji forensik DNA dari tulang belulang tersebut oleh pihak kepolisian dan dicocokkan dengan pihak keluarga Farhan dan Reno.' Keterkaitan penemuan kerangka dengan hilangnya kedua individu ini masih menjadi tanda tanya hingga hasil forensik dirilis.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU