Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengingatkan bahwa Kamboja bukanlah negara yang aman bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah pelarian 110 PMI dari perusahaan penipuan online di negara itu.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Cak Imin menekankan pentingnya sosialisasi mengenai bahaya yang dihadapi pekerja migran di Kamboja, yang tidak memiliki sistem perlindungan memadai.
Pernyataan Resmi Cak Imin
Dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Cak Imin menyatakan, "Kita terus mengampanyekan dan menyosialisasikan bahwa Kamboja bukan tempat aman untuk pekerja, buat pekerja migran kita." Pernyataan ini disampaikan usai munculnya laporan mengenai pekerja yang berhasil melarikan diri dari situasi berbahaya.
Lebih lanjut, Cak Imin menjelaskan bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2MI) telah mengonfirmasi bahwa Kamboja tidak memiliki sistem perlindungan yang memadai bagi PMI. Ia menjelaskan, "Karena belum ada sistem yang menjadi bagian dari perlindungan utama. Itu Kamboja."
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Kehadiran KBRI dan Koordinasi Perlindungan
Cak Imin menekankan pentingnya koordinasi antara PMI di Kamboja dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Ia memastikan bahwa KBRI selalu siap membantu PMI yang menghadapi masalah, dengan mengatakan, "KBRI selalu terbuka dan siap mencari solusi bagi PMI yang terkena masalah."
Ia juga mengungkapkan adanya sekitar 100 ribu PMI yang bekerja di Kamboja, baik di sektor formal maupun informal. Cak Imin menyampaikan kontribusi mereka terhadap industri kuliner lokal dengan menyebut, "Makanya di sana ada Soto Lamongan, ada Rujak Cingur, ada Pecel Madiun."
Pentingnya Informasi bagi Calon PMI
Cak Imin mengingatkan calon PMI untuk selalu mencari informasi yang tepat dan memahami prosedur yang berlaku. Ia menekankan agar calon PMI tidak terburu-buru dalam memilih pekerjaan tanpa pemahaman yang jelas.
"Utamakan melalui pemahaman yang utuh migran center di tempat masing-masing untuk tidak salah pilih," tutup Cak Imin, menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko yang mungkin dihadapi.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: