Senin, 27 OKTOBER 2025 • 10:18 WIB

Permintaan Maaf dari Malaysia atas Kesalahan Penyebutan Nama Presiden Indonesia dalam KTT ASEAN

Author

Permintaan Maaf dari Malaysia atas Kesalahan Penyebutan Nama Presiden Indonesia dalam KTT ASEAN

Sebuah insiden terjadi selama siaran langsung KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur ketika nama Presiden Indonesia disebut salah oleh komentator Radio Televisyen Malaysia (RTM). Kesalahan ini memicu permintaan maaf resmi dari pemerintah Malaysia.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

RTM mengakui kesalahan penyebutan Prabowo Subianto sebagai Joko Widodo, yang disiarkan di media center KTT tersebut. Permohonan maaf ini mencerminkan kesadaran akan dampak negatif terhadap citra KTT ASEAN.

Permintaan Maaf dari Radio Televisyen Malaysia

Melalui keterangan resmi, Departemen Penyiaran Malaysia menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kesalahan yang terjadi. Dalam pernyataan tersebut, mereka menganggap insiden ini sebagai hal yang serius dan berpotensi merusak citra KTT ASEAN.

RTM menjelaskan bahwa hasil penyelidikan internal menunjukkan bahwa salah seorang komentator keliru menyebutkan nama Presiden Republik Indonesia. Keterangan ini menegaskan bahwa Prabowo Subianto adalah nama yang seharusnya disampaikan.

Sebagai langkah ke depan, RTM berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan editorial serta proses pemeriksaan fakta demi memastikan akurasi penyiaran informasi di masa mendatang.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi

Kehadiran dan Sambutan untuk Prabowo

Prabowo Subianto hadir di KTT ASEAN dan disambut hangat oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Momen tersebut menegaskan hubungan baik antara kedua pemimpin dengan gestur serius dan persahabatan yang terlihat.

Dalam penyambutan tersebut, Anwar mengajak Prabowo untuk berfoto di hadapan media, di mana keduanya terlihat berbicara akrab dan saling tertawa. Kehadiran Prabowo di KTT ini menjadi bagian penting dalam diplomasi Indonesia di tingkat regional.

Bersama pemimpin ASEAN lainnya, Prabowo akan terlibat dalam perbincangan mengenai kerjasama ekonomi dan isu-isu global, termasuk upaya untuk menjamin perdamaian di kawasan.

Agenda KTT Ke-47 ASEAN dan Isu Penting yang Dibahas

KTT Ke-47 ASEAN meliputi pembahasan dari 25 pertemuan yang berfokus pada peningkatan kerjasama ekonomi regional dan transisi energi bersih. Komitmen ASEAN untuk beradaptasi dengan tantangan global sangat terlihat dalam diskusi ini.

Salah satu isu sentral dalam pertemuan adalah pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai dalam konteks jaringan listrik ASEAN. Pembahasan ini diharapkan dapat memacu kemajuan dalam integrasi energi di kawasan.

KTT ini juga mencatat pengukuhan Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN, sebuah momen bersejarah bagi organisasi tersebut dan langkah maju dalam kerjasama regional.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU