Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengkonfirmasi bahwa federasi tidak akan menunjuk Shin Tae-yong kembali sebagai pelatih setelah kontrak Patrick Kluivert berakhir.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Erick menyatakan pentingnya untuk menatap masa depan dan mencari pelatih baru yang dapat membangun Timnas Indonesia.
Keputusan PSSI untuk Melanjutkan Tanpa Shin Tae-yong
Setelah mengakhiri kontrak kerja dengan Patrick Kluivert, PSSI menegaskan tidak akan kembali mempertimbangkan Shin Tae-yong sebagai pelatih. Erick Thohir menyatakan, 'Kalau kita move on sama Patrick, ya kita juga move on sama Shin Tae-yong.'
Pernyataan ini mencerminkan keinginan PSSI untuk tidak terjebak dalam masa lalu dan mengedepankan perubahan demi arah yang lebih baik untuk Timnas Indonesia.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Proses Pemilihan Pelatih Baru
Erick Thohir juga menyampaikan bahwa proses pencarian pelatih baru akan dilaksanakan oleh Badan Tim Nasional (BTN). 'BTN akan melakukan pencarian calon pelatih, lalu melaporkan ke Ketua Umum,' ungkapnya.
PSSI menekankan bahwa mereka tidak akan terburu-buru dalam memilih pelatih baru dan mencari sosok dengan karakter kuat serta filosofi bermain yang sesuai. Erick menambahkan bahwa pelatih baru harus dapat membangun fondasi yang berkelanjutan untuk sepak bola nasional.
Evaluasi dan Harapan untuk Masa Depan
PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontribusi Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. Erick mengatakan, 'Apa yang diberikan kita apresiasi, dan kekurangannya kita pelajari. Sekarang kita cari pelatih yang lebih baik.'
Meskipun hasil akhir tidak memenuhi ekspektasi, kontribusi kedua pelatih diharapkan dapat menjadi pelajaran yang berharga. Namun, hingga kini belum ada keputusan final mengenai pelatih baru untuk Timnas senior, U23, maupun U20.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: