Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 10:46 WIB

Klarifikasi Sumber Air Aqua oleh Danone Indonesia

Author

Klarifikasi Sumber Air Aqua oleh Danone Indonesia

Air mineral dalam kemasan, Aqua, tengah menjadi sorotan publik terkait dugaan sumber airnya yang berasal dari sumur bor. Pernyataan ini muncul setelah sebuah konten di YouTube yang menunjukkan bahwa air Aqua tidak berasal dari air permukaan, melainkan dari sumber bawah tanah.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota

Danone Indonesia, selaku produsen Aqua, telah memberikan klarifikasi bahwa sumber air mereka terletak di akuifer terlindungi yang tidak terpengaruh oleh aktivitas manusia. Hal ini penting untuk diketahui agar konsumen bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai produk yang mereka konsumsi.

Kronologi Dugaan Sumber Air Aqua

Isu mengenai sumber air Aqua mulai mencuat setelah tayangnya video di akun YouTube Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam video tersebut, Dedi menanyakan kepada staf mengenai asal usul air yang digunakan untuk produk Aqua.

Staf yang diwawancarai mengonfirmasi bahwa air Aqua diambil dari bawah tanah dengan cara dibor, menandakan bahwa sumbernya bukan dari sungai atau mata air. Dedi menanggapi fakta ini dengan terkejut, menganggap sebelumnya bahwa sumber air Aqua berasal dari air permukaan.

Reaksi publik pun muncul menuntut kejelasan dari Danone sebagai produsen, dengan beberapa media mengaitkan isu ini pada perlindungan konsumen.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Penjelasan Danone Indonesia

Menghadapi pertanyaan dari publik, Danone Indonesia merilis keterangan resmi mengenai sumber air Aqua. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa air tersebut diambil dari 19 sumber air pegunungan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Danone menekankan bahwa meskipun sumber air mereka bukan dari permukaan, air Aqua berasal dari akuifer dalam dengan kedalaman antara 60-140 meter. "Bukan dari air permukaan atau air tanah dangkal," ujar Danone.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa proses pemilihan sumber air dilakukan melalui kajian ilmiah yang ketat. Proses ini melibatkan banyak disiplin ilmu, termasuk geologi dan hidrogeologi, untuk memastikan keamanan dan kelestarian sumber air.

Tindakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)

Merespons sorotan yang muncul, Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) memutuskan untuk memanggil manajemen dan Direktur Utama PT Tirta Investama. Mereka akan meminta klarifikasi resmi mengenai sumber air yang digunakan untuk produk Aqua.

Ketua BPKN, Mufti Mubarok, menegaskan pentingnya transparansi dalam informasi produk kepada konsumen. Organisasi tersebut berencana mengirim tim investigasi ke lokasi pabrik untuk memastikan kebenaran informasi terkait sumber air Aqua.

Mufti memastikan bahwa BPKN akan mengambil langkah tegas dalam memberikan perlindungan informasi yang benar dan jelas kepada konsumen, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU