Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 20:10 WIB

Lonjakan Kasus Influenza di Thailand: 700.000 Kasus dan 61 Kematian Dilaporkan

Author

Lonjakan Kasus Influenza di Thailand: 700.000 Kasus dan 61 Kematian Dilaporkan

Departemen Pengendalian Penyakit Thailand melaporkan lonjakan kasus influenza yang mencapai lebih dari 700.000 di seluruh negeri, disertai 61 kematian hingga saat ini.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Pejabat kesehatan mendorong kelompok rentan untuk segera mendapatkan vaksinasi guna mengendalikan penyebaran penyakit menjelang musim dingin.

Data Statistik Kasus Influenza

Berdasarkan catatan resmi, sejak 1 Januari hingga 8 Oktober 2025, terdaftar 702.238 kasus influenza di Thailand dengan tingkat kejadian mencapai 1.081,83 per 100.000 penduduk.

Dari jumlah tersebut, angka kematian yang dilaporkan mencapai 61 orang, dengan mayoritas di antara kelompok usia lanjut dan anak-anak kecil.

Menurut dr. Taweechai Visanuyothin, Direktur Kantor Pengendalian Penyakit Wilayah 9 di Nakhon Ratchasima, situasi ini menimbulkan kekhawatiran yang signifikan di kalangan masyarakat dan pemerintah.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Kelompok Usia Terdampak

Data menunjukkan bahwa anak-anak berusia 5 hingga 9 tahun merupakan kelompok yang paling banyak terinfeksi, diikuti oleh anak di bawah usia 4 tahun dan kelompok umur 10 hingga 14 tahun.

Tingkat kematian tertinggi tercatat pada lansia berusia 60 tahun ke atas, serta kelompok usia 50-59 tahun dan 40-49 tahun, yang menunjukkan dampak signifikan pada kelompok rentan di masyarakat.

Kematian juga terjadi pada anak-anak di bawah empat tahun, menyoroti pentingnya perhatian dan langkah pencegahan terhadap kategori ini.

Penularan dan Gejala Influenza

Influenza merupakan penyakit menular yang menyebar melalui batuk dan bersin, serta kontak dengan percikan droplet dari individu yang terinfeksi.

Gejala umum yang muncul meliputi demam tinggi, hidung meler, sakit tenggorokan, batuk, sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot.

Penyebaran virus ini terjadi dengan cepat, terutama di lingkungan padat penduduk seperti sekolah, penjara, barak militer, dan tempat kerja, sehingga vaksinasi menjadi langkah pencegahan yang sangat penting.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU