Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 21:07 WIB

Peningkatan Kasus Hipertensi di Indonesia dan Dampaknya terhadap Kesehatan Ginjal

Author

Peningkatan Kasus Hipertensi di Indonesia dan Dampaknya terhadap Kesehatan Ginjal

Indonesia diprediksi akan mencatat sekitar 65 juta kasus hipertensi berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena hipertensi merupakan salah satu pemicu utama gagal ginjal, terutama di kalangan usia muda.

Dampak Hipertensi pada Kesehatan Ginjal

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, menjadi salah satu penyebab utama gagal ginjal. Ketika tekanan darah tidak terkontrol, hal ini dapat merusak pembuluh darah di ginjal.

Ginjal memiliki fungsi vital dalam menyaring limbah dan racun dari darah. Apabila fungsi ginjal terganggu, sistem tubuh lainnya juga akan terpengaruh.

Tekanan darah dapat didiagnosis sebagai hipertensi jika melebihi angka 140/90 mmHg.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Hubungan Timbal Balik Antara Hipertensi dan Gangguan Ginjal

Riset dari American Heart Association menunjukkan bahwa hipertensi yang berkepanjangan dapat menyebabkan penyempitan dan kerusakan pada arteri ginjal. Kerusakan ini menghambat pasokan oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh ginjal.

Hipertensi tidak hanya mempengaruhi ginjal, tetapi juga dapat memperburuk kondisi ginjal, menciptakan siklus yang semakin parah.

Kondisi ini berpotensi menyebabkan jaringan parut di ginjal, yang selanjutnya mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring darah dan mengatur cairan.

Tantangan dalam Penanganan Hipertensi

Meskipun hipertensi merupakan ancaman yang signifikan, hanya sekitar 40-60 persen pasien yang menerima pengobatan rutin. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh stigma dan hoaks yang beredar di masyarakat.

Masyarakat sering kali ragu mencari pengobatan karena kekhawatiran tentang dampak negatif terhadap kesehatan ginjal. Padahal, pengobatan hipertensi itu sendiri adalah esensial untuk kesehatan agar risiko gagal ginjal dapat diminimalisasi.

Menjaga tekanan darah yang terkontrol merupakan langkah pencegahan yang penting untuk mengurangi risiko gagal ginjal dan meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU