Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 11:32 WIB

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Waspada Terhadap Gejala dan Risiko

Author

Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Waspada Terhadap Gejala dan Risiko

Kasus influenza, khususnya tipe A, sedang mengalami lonjakan signifikan di Indonesia. Masyarakat perlu waspada dan mengenali gejala infeksi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Menurut dr. Nastiti Kaswandani dari Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI, peningkatan jumlah pasien influenza A di rumah sakit bisa menjadi ancaman yang serius. 'Yang paling sering menyebabkan masalah itu influenza A. Dia bisa bikin pandemi,' ujarnya.

Pengertian dan Gejala Influenza A

Influenza A adalah salah satu tipe virus influenza yang terkenal dapat menyebabkan gejala parah. Berdasarkan susunan protein di permukaan virus, influenza A lebih berisiko dibandingkan dengan tipe B.

Gejala yang muncul hampir sama dengan flu biasa, tetapi ada beberapa tanda penting yang harus dikenali agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.

Penting untuk mencermati gejala seperti demam, yang diartikan dengan suhu tubuh melebihi 37,5 derajat Celsius.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Tanda-tanda Influenza A yang Harus Diketahui

Nyeri sendi dan otot adalah gejala umum lainnya yang bisa membuat tubuh terasa lemas. Selain itu, batuk dan pilek merupakan mekanisme alami tubuh untuk melawan infeksi.

Sakit kepala dan sakit tenggorokan juga sering terjadi, di mana sakit kepala biasanya disertai dengan peradangan yang berdampak pada aliran oksigen ke otak. Efek lemas juga dapat dialami akibat energi tubuh terpakai saat melawan virus.

Bagi beberapa individu, terutama anak-anak, diare bisa muncul meskipun tidak dialami oleh semua orang yang terinfeksi virus ini.

Risiko dan Peringatan untuk Kelompok Tertentu

Ada beberapa faktor risiko yang dapat memperparah gejala influenza A. Individu dengan riwayat asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah kelompok yang paling rentan terhadap infeksi ini.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah serta mereka yang mengalami obesitas juga perlu lebih waspada. Segera konsultasikan dengan tenaga medis jika menemukan gejala-gejala yang mengarah ke influenza A.

Dengan mengenali risiko dan gejala, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan cepat dalam merespons infeksi ini.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU