Senin, 20 OKTOBER 2025 • 18:28 WIB

Program Pemagangan Nasional Siap Kerja: Fokus Keberagaman dan Pemerataan Peserta

Author

Program Pemagangan Nasional Siap Kerja: Fokus Keberagaman dan Pemerataan Peserta

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa program pemagangan nasional siap kerja tahap I mencatatkan partisipasi tinggi dari perusahaan-perusahaan di wilayah Jawa, terutama Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Hal ini dipicu oleh waktu persiapan yang sangat terbatas, hanya berlangsung selama satu bulan sebelum peluncuran resmi program pada 20 Oktober 2025.

Rincian Program Pemagangan

Sebanyak 1.668 perusahaan berpartisipasi dalam program pemagangan tahap pertama, menerima total 20.457 peserta magang.

Menteri Yassierli menekankan bahwa meskipun mayoritas peserta berfokus pada sektor sales dan administrasi, pemerintah tetap berkomitmen untuk memperbaiki skema pemilihan lokasi magang pada tahap II, yang akan dibuka pada awal November 2025.

Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah peserta magang hingga mencapai 100.000 orang pada akhir tahun 2025, dengan harapan bahwa program ini dapat meningkatkan kesiapan kerja lulusan.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Strategi dan Rencana Ke Depan

Menteri Yassierli menegaskan bahwa fokus program pemagangan mendatang akan tertuju pada keberagaman peserta dari berbagai lokasi geografis dan posisi yang lebih variatif.

Ia juga menyadari perlunya pemantauan untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang minim peserta namun memiliki banyak peluang pekerjaan.

Dengan demikian, pilihan lokasi magang diharapkan dapat lebih seimbang dan sesuai dengan kebutuhan industri di masing-masing wilayah.

Dukungan Ekonomi Melalui Program Magang

Program magang nasional siap kerja merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang disusun oleh Presiden Prabowo Subianto.

Peserta program magang akan menerima uang saku yang setara dengan upah minimum di masing-masing kabupaten dan kota, yang akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang telah lulus lebih dari satu tahun, dengan durasi magang selama enam bulan, diharapkan dapat memberikan pengalaman yang meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU