Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 17:37 WIB

Kematian Tragis Pasangan Suami Istri di Alahan Panjang, Solok

Author

Kematian Tragis Pasangan Suami Istri di Alahan Panjang, Solok

Sepasang suami istri, CDN dan GK, berusia 28 tahun, ditemukan tidak sadarkan diri di salah satu penginapan kawasan wisata Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dalam insiden yang tragis ini, CDN dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi, sementara suaminya GK dalam keadaan kritis.

Kronologi Penemuan Pasangan

Peristiwa ini berawal pada Kamis, 9 Oktober, ketika petugas penginapan berniat mengantarkan sarapan kepada pasangan tersebut. Setelah menunggu beberapa waktu dan mendengar suara dari dalam kamar, petugas penginapan mendengar, 'ya kami sedang mandi nanti saja'.

Tidak menerima respons lebih lanjut membuat petugas membuka paksa pintu kamar. Dengan penuh keprihatinan, pasangan itu ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Kondisi Korban Pasca Penemuan

Setelah dievakuasi, pihak Puskesmas menyatakan bahwa CDN telah meninggal dunia saat tiba. Suaminya, GK, dalam keadaan kritis akhirnya dirujuk ke RSUD Aro Suka untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih, menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian penting bagi kepolisian dan masyarakat setempat terkait keselamatan wisatawan.

Investigasi dan Temuan Polisi

Polisi melaksanakan investigasi menyeluruh terkait kematian pasangan ini. Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, yang mengarah pada kemungkinan penyebab kematian bersifat alamiah.

Kapolsek menuturkan, 'Dari tanda-tanda fisik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kesimpulan untuk visum luar adalah bahwa korban sampai di Puskesmas Alahan Panjang sudah tidak bernyawa.'

Namun, keluarga menolak untuk melakukan autopsi terhadap jenazah CDN, sehingga pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk memakamkan jenazah tanpa investigasi lebih lanjut.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU