Mahmood Jawaid, seorang ilmuwan asal Amerika, mengklaim bahwa asal usul Taman Eden terletak di Bahir Dar, Ethiopia, berbeda dengan banyak asumsi yang menyebutkan lokasi ini berada di Timur Tengah.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Dalam penelitian terbarunya, yang belum melalui proses peer review, Jawaid menjelaskan bahwa lokasi ini memiliki fitur geografis yang sejalan dengan deskripsi dalam kitab suci mengenai Eden.
Deskripsi Taman Eden Menurut Kitab Suci
Taman Eden digambarkan sebagai tempat pertama yang dihuni oleh Adam dan Hawa, di mana terdapat sebuah sungai yang bercabang menjadi empat, yaitu Gihon, Efrat, Tigris, dan Pishon.
Sebagian besar peneliti sebelumnya berpendapat bahwa lokasi Eden terletak di sekitar Irak modern, berlandaskan keberadaan sungai Tigris dan Eufrat.
Jawaid, dalam penelitiannya, berpendapat bahwa sungai Gihon seharusnya diinterpretasikan sebagai Sungai Nil Biru, yang mengalir dari Danau Tana, memberikan pandangan baru mengenai lokasi Eden.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Klaim Geografis dan Budaya
Jawaid menekankan bahwa Bahir Dar, yang berbatasan dengan Danau Tana, memiliki keindahan alam dan vegetasi melimpah, selaras dengan deskripsi Taman Eden.
Ia juga mengaitkan istilah 'tanah Kush' dalam Alkitab dengan Ethiopia, yang semakin memperkuat argumen mengenai lokasi Eden di Afrika.
Menurut Jawaid, 'Danau Tana sangat cocok dengan deskripsi Eden,' karena di sekelilingnya terdapat pegunungan vulkanik sebagai sumber dari banyak sistem sungai.
Simbol dan Deskripsi Lingkungan
Jawaid berusaha menafsirkan simbol 'pedang menyala-nyala' dalam Kitab Kejadian, yang menghalangi akses ke Pohon Kehidupan setelah pengusiran Adam dan Hawa, sebagai indikasi aktivitas vulkanik di sekitar Danau Tana.
Ia menjelaskan bahwa 'gunung berapi aktif secara historis' berkaitan dengan simbol yang diuraikan di dalam Alkitab.
Pemandangan Bahir Dar, seperti yang diungkapkan oleh penulis sains Virginia Morell, menciptakan gambaran visual yang mencerminkan keindahan Eden, termasuk bunga berwarna-warni dan kehidupan satwa yang melimpah.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: