Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 19:15 WIB

Misi Luar Angkasa NASA ke Asteroid 16 Psyche: Menyelami Logam Mulia di Antara Mars dan Jupiter

Author

Misi Luar Angkasa NASA ke Asteroid 16 Psyche: Menyelami Logam Mulia di Antara Mars dan Jupiter

Pada Oktober 2023, NASA mengumumkan misi ambisiusnya menuju asteroid 16 Psyche, sebuah objek luar angkasa yang diperkirakan memiliki nilai hingga USD 100.000 kuadriliun.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Asteroid ini, jika dicetak sebagai emas, akan membentuk kubus setinggi hampir 9 kilometer, tiga kali lebih tinggi dari Gunung Merapi.

Menggali Potensi 16 Psyche

Asteroid 16 Psyche terletak di antara Mars dan Jupiter dengan diameter lebih dari 226 kilometer. Ia diyakini merupakan inti dari protoplanet yang gagal terbentuk dan menyimpan potensi logam berharga.

Berbeda dengan asteroid lainnya yang mayoritas terbuat dari batu, Psyche dikenal mengandung besi, nikel, dan logam langka seperti platinum. Keberadaan logam tersebut menarik perhatian industri elektronik dan otomotif.

Meskipun nilai logamnya sangat tinggi, NASA tidak memiliki rencana untuk melakukan penambangan. Misi ini lebih terfokus pada pemahaman proses pembentukan planet melalui penelitian asteroid ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Tantangan Dalam Penambangan Luar Angkasa

Philip Metzger, seorang fisikawan planet dari Central Florida University, menyatakan bahwa tantangan teknis dalam penambangan asteroid mungkin tidak seberat yang diperkirakan banyak orang. "Satu-satunya perbedaan antara penambangan di asteroid dan di Bumi adalah kebutuhan akan peralatan yang mampu menahan gravitasi rendah dan kondisi radiasi tinggi," ujarnya.

Saat ini, teknologi robotik serta peralatan luar angkasa yang dibutuhkan untuk penambangan sedang dalam tahap pengembangan. Tetapi, kesulitan dalam pendanaan dapat menjadi penghalang dalam kemajuan ini.

Metzger menekankan bahwa teknologi penambangan perlu ditingkatkan hingga level 6 hingga 7 sebelum siap untuk misi penerbangan. Berdasarkan sistem penilaian NASA, teknologi saat ini masih berada di level 3 hingga 5.

Langkah Menuju Penambangan oleh Perusahaan Swasta

Beberapa perusahaan swasta, seperti AstroForge dan TransAstra, sedang menjajaki peluang dalam penambangan asteroid. Mereka sedang mengembangkan teknologi yang diperlukan untuk mengekstraksi logam dari batuan luar angkasa.

Namun, tantangan biaya dan logistik tetap menjadi kendala yang signifikan. Kevin Cannon dari Colorado School of Mines menekankan bahwa secara ekonomi, mengirim material hasil tambang kembali ke Bumi sangat rumit.

Biaya pengiriman bisa jauh lebih tinggi dibandingkan nilai logam yang diambil. Meskipun demikian, keseriusan sektor swasta menunjukkan adanya potensi masa depan yang menjanjikan dalam eksplorasi luar angkasa.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU