Susu merupakan sumber gizi penting bagi banyak orang, namun perbedaan signifikan antara susu sapi dan susu nabati dalam hal nutrisi patut dicermati.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Di Indonesia, popularitas susu nabati meningkat sebagai alternatif bagi mereka yang memilih untuk tidak mengonsumsi susu sapi.
Kandungan Nutrisi Susu Sapi
Susu sapi dikenal kaya protein, penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan otot, dengan kandungan sekitar 8 gram protein per 240 ml.
Selain protein, susu sapi juga mengandung lemak dan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang, serta vitamin B12 yang berperan dalam fungsi saraf.
Vitamin D juga sering ditemukan dalam produk susu sapi, menambah kontribusinya terhadap kesehatan tulang.
Namun, laktosa dalam susu sapi bisa menjadi masalah bagi individu yang intoleran, mendorong pencarian alternatif.
Kandungan Nutrisi Susu Nabati
Susu nabati, seperti kedelai, almond, dan oat, menawarkan pilihan alternatif bagi mereka yang tidak mengonsumsi susu sapi.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari
Secara umum, susu nabati memiliki kadar protein lebih rendah, seperti susu almond yang hanya mengandung 1 gram protein per 240 ml.
Walau demikian, banyak susu nabati yang diperkaya kalsium dan vitamin D, baik untuk kesehatan tulang, dengan susu kedelai yang memiliki kadar protein lebih tinggi.
Susu nabati juga bebas laktosa, sehingga lebih ramah bagi individu yang mengalami intoleransi.
Manfaat Kesehatan dari Susu Sapi dan Susu Nabati
Mengonsumsi susu sapi mendukung kebutuhan gizi harian, terutama bagi mereka yang memerlukan asupan protein tinggi.
Bagi individu yang ingin mengurangi asupan produk hewani, susu nabati dapat menjadi alternatif yang menarik dengan manfaat kesehatan unik.
Susu nabati berpotensi menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung, tergantung jenis susu yang dipilih.
Namun, penting untuk memeriksa label nutrisi pada produk susu nabati, karena variasi nilai gizi dapat terjadi, termasuk kandungan gula tambahan.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: