Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 18:42 WIB

Kekosongan Stok BBM di SPBU Shell Indonesia dan Langkah Penanganannya

Author

Kekosongan Stok BBM di SPBU Shell Indonesia dan Langkah Penanganannya

Shell Indonesia belum berhasil mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina, meskipun telah ada diskusi mengenai rencana tersebut.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota

Presiden Direktur Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengungkapkan bahwa banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Pulau Jawa mengalami kekosongan stok.

Kekosongan Stok BBM di SPBU Shell

Ingrid Siburian, Presiden Direktur Shell Indonesia, menjelaskan bahwa situasi kekosongan ini telah terjadi sejak bulan Agustus. Dari sekitar 200 SPBU, hanya lima yang masih memiliki stok bensin.

Ia menegaskan, "Saat ini bisa dikatakan hampir seluruh SPBU kami mengalami stock out untuk produk bensin. Yang masih ada stok tinggal beberapa saja, dan kemungkinan habis besok malam."

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat SPBU merupakan salah satu titik penyediaan bahan bakar yang vital bagi konsumen di Pulau Jawa.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Proses Pengajuan Kuota Impor

Ingrid juga mengungkapkan bahwa pihak Shell telah mengajukan tambahan kuota impor sejak Juni 2025 untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat. Namun, permohonan tersebut terhambat oleh regulasi pemerintah.

Dalam surat dari Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 17 Juli 2025, impor dibatasi hanya sebesar 10 persen di atas volume penjualan tahun 2024. Hal ini menjadi kendala besar bagi Shell dalam memenuhi kebutuhan BBM di SPBU mereka.

Pembatasan impor ini dinilai dapat berpengaruh signifikan pada ketersediaan produk bensin di pasaran, sehingga perlu menjadi perhatian serius bagi para pemangku kebijakan.

Kesepakatan Antara Shell dan Pertamina

Sebagai langkah konkrit untuk mengatasi kelangkaan BBM di SPBU swasta, Pertamina Patra Niaga sepakat untuk menyuplai base fuel yang belum dicampur. Keputusan ini diambil dalam upaya mengurangi kekurangan yang dialami oleh SPBU.

Dalam pertemuan dengan Menteri ESDM pada 19 September, disepakati bahwa SPBU swasta wajib membeli pasokan dari Pertamina dengan skema base fuel. Ini adalah bahan baku BBM yang diharapkan dapat membantu meredakan masalah kekurangan di lapangan.

Implementasi kesepakatan ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi pasokan BBM di SPBU Shell dan mengurangi dampak kekurangan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU