Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) memberikan klarifikasi mengenai foto Presiden Prabowo Subianto yang muncul di baliho menyerukan dukungan bagi Israel, yang menjadi viral di media sosial.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menerangkan bahwa baliho tersebut merupakan bagian dari kampanye organisasi nirlaba Israel mengenai perluasan negara-negara yang terlibat dalam Abraham Accords.
Konteks Foto Prabowo di Baliho Israel
Yvonne Mewengkang menjelaskan bahwa baliho tersebut adalah bagian dari dorongan sebuah organisasi non-pemerintah di Israel yang berupaya agar pemerintah Israel mengakui keinginan negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk bergabung dalam perjanjian Abraham Accords.
Foto yang viral ini menunjukkan Prabowo berpose bersama pemimpin Arab, Donald Trump, Mahmoud Abbas, dan Benjamin Netanyahu, serta menyerukan dukungan untuk inisiatif Trump tentang penanganan konflik di Jalur Gaza dan perluasan Abraham Accords.
Unggahan foto ini telah menyebar dengan cepat melalui platform media sosial, memicu diskusi di kalangan warga mengenai keterkaitan Indonesia dengan isu-isu tersebut.
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Posisi Indonesia Terhadap Israel
Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi yang tegas dalam hubungan dengan Israel. "Indonesia tidak akan mengakui atau melakukan normalisasi dengan Israel melalui Abraham Accords atau platform lainnya, kecuali negara tersebut terlebih dahulu mengakui keberadaan Palestina," ujarnya.
Ketegasan ini menggarisbawahi komitmen Indonesia terhadap pengakuan negara Palestina, sebagai syarat yang harus dipenuhi sebelum ada diskusi lebih lanjut tentang hubungan diplomatik.
Indonesia dikenal sebagai salah satu pendukung utama kemerdekaan Palestina, konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui solusi dua negara.
Reaksi Terhadap Baliho dan Abraham Accords
Abraham Accords adalah serangkaian perjanjian yang ditandatangani antara Israel dan beberapa negara Arab-Muslim untuk normalisasi hubungan pasca konflik, dimulai sejak 2019 di bawah pemerintahan Donald Trump.
Beberapa negara seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan telah resmi menandatangani perjanjian tersebut, membangun kembali hubungan diplomatik dan kerjasama di berbagai bidang.
Namun, kemunculan foto Prabowo di baliho tersebut memunculkan pertanyaan tentang sikap Indonesia dalam konflik Israel-Palestina, mengingat konsistensi negara dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: