Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 12:33 WIB

Parkour: Olahraga Ekstrem yang Semakin Digemari di Indonesia

Author

Parkour: Olahraga Ekstrem yang Semakin Digemari di Indonesia

Parkour, sebagai salah satu bentuk olahraga ekstrem, semakin digemari di kalangan generasi muda di Indonesia, menggabungkan keterampilan fisik dan kreativitas dalam eksplorasi lingkungan urban.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Tidak hanya sekadar hobi, parkour telah berkembang menjadi gaya hidup bagi para praktisinya, yang dikenal sebagai traceur, melalui ekspresi dinamis di berbagai tempat umum.

Pengantar Parkour dan Asal Usulnya

Parkour muncul di Prancis pada akhir tahun 1980-an, diciptakan oleh David Belle, dengan fokus utama pada efisiensi bergerak dari satu titik ke titik lainnya menggunakan teknik melompat, berlari, dan memanjat.

Olahraga ini telah bertransformasi menjadi lebih dari sekadar aktivitas fisik; sekarang merupakan bagian dari seni dan budaya yang dipengaruhi oleh komunitas di seluruh dunia.

Di Indonesia, ketertarikan terhadap parkour mulai mencuat pada awal tahun 2000-an, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, dimana komunitas parkour sering berlatih bersama untuk berbagi teknik.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Praktik dan Kebiasaan Parkour di Tengah Kota

Praktik parkour dapat dilakukan di berbagai lokasi urban, seperti gedung perkantoran, taman, dan jalanan, yang memungkinkan penerapan kreativitas dalam setiap gerakan.

Para traceur umumnya berlatih di lingkungan yang familiar bagi mereka, sehingga mampu mengoptimalkan rute dan teknik yang tepat untuk digunakan.

Selain latihan fisik, parkour juga berdampak positif pada mental. Samir, seorang anggota komunitas parkour di Jakarta, mengungkapkan, "Parkour mengajarkan kita untuk tidak hanya melihat hambatan, tetapi menciptakan solusi untuk menghadapinya."

Tantangan dan Manfaat Berlatih Parkour

Meskipun menawarkan berbagai manfaat, parkour tidak lepas dari tantangan. Risiko cedera yang tinggi, khususnya bagi pemula yang belum menguasai teknik dasar, menjadi perhatian utama.

Kondisi lingkungan menjadi tantangan tersendiri. Traceur harus cermat dalam memilih lokasi yang aman untuk berlatih dan memperhatikan potensi bahaya di sekitarnya.

Di sisi lain, parkour dapat meningkatkan kebugaran fisik, fleksibilitas, dan stamina. Teknik yang dipelajari dalam parkour dapat diterapkan di berbagai aktivitas olahraga, memberikan nilai tambah bagi mereka yang rutin berlatih.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU