Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 17:43 WIB

Dampak Politik di Tempat Kerja Terhadap Promosi Jabatan

Author

Dampak Politik di Tempat Kerja Terhadap Promosi Jabatan

Dalam banyak organisasi, terutama yang besar, individu yang paling kompeten tidak selalu menduduki posisi jabatan tertinggi. Hal ini menciptakan pertanyaan mengenai praktik promosi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Studi menunjukkan bahwa politik di tempat kerja berperan signifikan dalam menentukan siapa yang mendapatkan promosi. Elemen-elemen seperti hubungan interpersonal dan strategi komunikasi sering kali mengalahkan kompetensi teknis.

Pengertian Politik di Tempat Kerja

Politik di tempat kerja mencakup perilaku dan interaksi sosial antara individu dalam suatu organisasi. Ini melibatkan cara berkomunikasi, menjalin hubungan, dan mempengaruhi pengambilan keputusan.

Fenomena ini sering menjangkau lebih dari sekadar kinerja individu. Individu dengan jaringan luas dan kemampuan mempromosikan diri lebih mungkin mendapatkan perhatian dari atasan dan pemangku kepentingan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Faktor yang Mempengaruhi Promosi Jabatan

Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan promosi termasuk kemampuan membangun hubungan baik, penguasaan kemampuan komunikasi, dan pengaruh dalam jaringan di dalam organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa aspek-aspek ini sering diutamakan dibandingkan kemampuan teknis yang relevan.

Pekerja yang pandai menjalin hubungan sosial seringkali lebih berhasil dalam menavigasi lingkungan organisasi. Ekspresi kinerja yang baik dapat tergerus oleh ketidakmampuan dalam membangun kepercayaan dan sambungan yang baik dengan kolega.

Implikasi dari Politik di Tempat Kerja

Politik di tempat kerja dapat berdampak negatif pada motivasi karyawan yang lebih kompeten namun terabaikan. Mereka sering merasa frustrasi dan tidak dihargai, yang berpotensi mempengaruhi kinerja tim secara keseluruhan.

Fokus pada hubungan interpersonal dapat memicu tindakan tidak etis dalam promosi, dan mengabaikan nilai-nilai kompetensi serta profesionalisme. Ini menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus, di mana praktik buruk berkembang dan berulang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU