Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 17:03 WIB

Dampak Kecerdasan Buatan terhadap Lingkungan Kerja dan Upah di Indonesia

Author

Dampak Kecerdasan Buatan terhadap Lingkungan Kerja dan Upah di Indonesia

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah menciptakan berbagai tantangan baru di dunia kerja, terutama dalam hal upah dan standar hidup bagi pekerja manusia.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana

Studi menunjukkan bahwa penerapan AI dapat mempengaruhi struktur upah, menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi penurunan pendapatan bagi banyak individu dalam berbagai sektor.

Dampak Kecerdasan Buatan pada Pekerjaan

Kecerdasan buatan memiliki potensi untuk menggantikan sejumlah pekerjaan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Menurut laporan dari McKinsey, diperkirakan bahwa sekitar 30% pekerjaan di seluruh dunia dapat diotomatisasi pada tahun 2030.

Sektor-sektor yang paling terpengaruh oleh otomatisasi ini mencakup transportasi, administrasi, dan layanan pelanggan. Penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan dengan tugas-tugas rutin adalah yang paling rentan terhadap penggantian oleh teknologi.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Analisis Upah dan Standar Hidup

Penurunan upah dapat terjadi apabila tenaga kerja manusia kehilangan nilai sebagai aset di atas AI. Dr. Rina, seorang ekonom dari Universitas Indonesia, menyatakan, “Ketika perusahaan berinvestasi pada teknologi, mereka dapat meminimalkan biaya dan memaksimalkan keuntungan.”

Kondisi ini berpotensi berdampak pada standar hidup pekerja. Jika upah stagnan atau justru menurun, tenaga kerja akan dihadapkan pada tantangan memenuhi biaya hidup yang terus meningkat seiring waktu.

Strategi Adaptasi untuk Tenaga Kerja

Pekerja perlu beradaptasi dengan perubahan yang dibawa oleh AI melalui peningkatan keterampilan. Pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi dapat membantu mereka mempertahankan relevansi di pasar kerja yang terus berubah.

Sejumlah program pelatihan telah diperkenalkan oleh berbagai lembaga untuk meningkatkan keterampilan digital pekerja. Hal ini menjadi krusial untuk memastikan mereka dapat bersaing dengan tenaga kerja yang semakin terampil.

Baca juga: Lima Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU