Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 15:34 WIB

Dugaan Penggelapan Keuangan Dalam Perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf

Author

Dugaan Penggelapan Keuangan Dalam Perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf

Dalam proses perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, terungkap fakta mengejutkan mengenai dugaan penggelapan yang melibatkan keuangan bisnis mereka.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, menyatakan bahwa kliennya merasakan kekecewaan mendalam atas pengkhianatan kepercayaan yang telah diberikan kepada Ahmad.

Dugaan Penggelapan yang Menghantui Tasya Farasya

Pengacara Tasya, Sangun Ragahdo, mengungkapkan bahwa dugaan penggelapan tersebut telah berlangsung sejak tahun 2021, saat Tasya memberikan kepercayaan kepada Ahmad untuk mengelola keuangan usaha mereka.

Sangun menekankan bahwa, "Bagi klien kami, ini bukan masalah angka. Mau nilainya miliaran, puluhan miliar, belasan juta rupiah atau satu juta rupiah pun ini adalah rasa kekecewaan yang dirasakan sama klien kami."

Isu ini muncul setelah Tasya memberikan akses penuh kepada Ahmad untuk mengelola uang perusahaan sebelum ia diangkat sebagai CFO pada tahun 2023.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Permohonan Nafkah dan Tanggung Jawab Suami

Dalam situasi yang sulit ini, Tasya tetap mengajukan permohonan nafkah dengan angka simbolis, yakni Rp100 per bulan.

Sangun menjelaskan, "Kami mengajukan nafkah senilai Rp100 karena Tasya tidak ada nafkah menikah sehingga kami akan ajukan sebagai bentuk tanggung jawab bantuan suami pada anak-anak senilai Rp100."

Melalui permohonan ini, Tasya berusaha menegaskan tanggung jawab Ahmad sebagai ayah meskipun terdapat konflik keuangan yang rumit.

Hak Asuh Anak dan Harta Gono-Gini

Keputusan hak asuh kedua anak dari pernikahan mereka telah ditetapkan jatuh ke tangan Tasya, yang mencerminkan keinginannya untuk melindungi kesejahteraan anak-anaknya.

Sementara harta gono-gini tampaknya bukan menjadi fokus utama dalam perdebatan ini, Tasya memilih untuk menyelesaikan kasus hak asuh tanpa terjerat dalam konflik tambahan terkait harta.

Dengan langkah ini, Tasya berharap dapat memiliki kendali penuh dalam membesarkan anak-anaknya.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU