Jumat, 11 JULI 2025 • 10:44 WIB

Studi Mengungkap Waktu Olahraga Ideal untuk Pembakaran Lemak

Author

Generated by Journalist AI

KAMI INDONESIA – Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa waktu olahraga memiliki pengaruh signifikan terhadap proses pembakaran lemak, khususnya bagi individu yang ingin menurunkan berat badan. Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan di pagi hari lebih efektif dalam menurunkan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity ini menganalisis lebih dari lima ribu peserta dan menemukan bahwa olahraga yang dilakukan antara pukul 07.00 hingga 09.00 pagi lebih memberikan hasil positif dibandingkan dengan aktivitas fisik di siang atau malam hari.

Temuan Penelitian Mengenai Waktu Olahraga

Studi ini menggunakan data kesehatan dan aktivitas dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS yang diadakan antara tahun 2003 hingga 2006. Hasil menunjukkan bahwa individu yang berolahraga di pagi hari memiliki indeks massa tubuh (IMT) rata-rata 27,5, sedangkan mereka yang berolahraga di siang atau malam memiliki IMT rata-rata 28,3.

Waktu olahraga dikelompokkan berdasarkan jam, yaitu pagi dari pukul 07.00-09.00, siang antara 09.00-16.00, dan malam dari pukul 17.00-20.00. Selain IMT, penelitian ini juga memfokuskan pada lingkar pinggang, di mana peserta yang berolahraga pagi memiliki ukuran rata-rata 96 cm, berbanding 97,8 cm bagi mereka yang berolahraga di siang hari dan 97,5 cm di malam hari.

Penulis utama studi, Tongyu Ma, dalam laporannya menekankan bahwa penelitian ini memberikan bukti berharga tentang hubungan antara waktu olahraga dan penurunan berat badan, yang sebelumnya belum pernah dianalisis secara nasional.

Mengapa Pagi Hari Lebih Efektif?

Temuan sebelumnya menunjukkan bahwa individu yang berolahraga di pagi hari cenderung memiliki asupan kalori harian yang lebih rendah serta lebih aktif secara pasif dalam membakar kalori di luar waktu olahraga. Fenomena ini menunjukkan bahwa olahraga pagi tidak hanya meningkatkan kebugaran tetapi juga berperan dalam manajemen berat badan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ketika berolahraga di pagi hari, tubuh lebih cenderung menggunakan simpanan lemak sebagai sumber energi, terutama karena tidak ada pasokan kalori baru. Hal ini membuat tubuh beradaptasi dengan memanfaatkan lemak sebagai sumber energi utama.

Ma merekomendasikan agar individu meluangkan waktu untuk melakukan olahraga aerobik di pagi hari, seperti bersepeda, berlari, atau berjalan cepat, untuk mencapai hasil yang optimal. Ia juga mencatat bahwa banyak orang merasa lebih mudah mempertahankan rutinitas olahraga di pagi hari dibandingkan di waktu lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU