Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 12:39 WIB

BMKG Konfirmasi Sumber Gempa Bumi Magnitudo 4,7 di Karawang

Author

Generated by Journalist AI

KAMI INDONESIA – Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 yang mengguncang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu malam, dipastikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berasal dari segmen Citarum. Pihak BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak terkait dengan segmen Baribis.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa pusat gempa terletak di selatan segmen Citarum, memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Detail Gempa Bumi

Gempa terjadi pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, dan terasa di berbagai daerah di Jabodetabek. Meskipun awalnya dilaporkan dengan kekuatan magnitudo 4,9, angka tersebut telah diperbarui menjadi 4,7.

Episenter gempa berada pada koordinat 6,52 derajat Lintang Selatan dan 107,25 derajat Bujur Timur, berlokasi 19 km tenggara Kabupaten Bekasi, dengan kedalaman 10 km. Posisi ini menunjukkan bahwa pusat gempa berada di daratan dan cukup dekat dengan pemukiman warga.

Sumber dan Dampak Gempa

Daryono menjelaskan bahwa ‘gempa semalam itu pemicunya segmen Citarum bukan Baribis’. Hal ini dijelaskan lebih lanjut dengan perbedaan posisi segmen Citarum dan Baribis, yang berada lebih jauh ke timur, dekat Kuningan atau Cirebon.

Intensitas gempa ini dirasakan dengan Skala III-IV MMI di Bekasi, yang artinya getaran terasa nyata seperti ada truk yang lalu. Getaran tersebut mengakibatkan sejumlah warga di luar rumah mendengar suara derik dari jendela dan dinding.

Pascagempa dan Aktivitas Seismik Lanjutan

Setelah gempa utama, BMKG melaporkan terjadinya 13 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,9 dan terkecil 1,7. Dalam laporan tersebut, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat getaran yang ditimbulkan.

Selain di Bekasi, getaran juga dirasakan di Purwakarta, Cikarang, Depok, serta daerah yang lebih jauh seperti Bandung, Jakarta, dan Tangerang. Hal ini menunjukkan bahwa dampak gempa sangat luas, mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU