KAMI INDONESIA – Penyanyi Chikita Meidy mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya menerima ancaman pembunuhan dari suaminya, Indra Adhitya. Pengakuan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada 25 Agustus 2025, di mana ia menegaskan bahwa situasi ini membahayakan keselamatan jiwa mereka.
Dalam keterangan resmi, Chikita menjelaskan bahwa ancaman tersebut disampaikan melalui pesan langsung di Instagram, dan ia telah melaporkan hal ini kepada kepolisian dengan menyerahkan bukti yang relevan. Ia meminta dukungan publik terkait situasi serius yang dihadapinya.
Ancaman dan Pelaporan ke Polisi
Chikita menyatakan, “Sebenarnya dia (Indra) tukang ancam-ancam untuk menghilangkan nyawa kami ya, sekeluarga,” menegaskan betapa seriusnya ancaman yang diterimanya. Ia merasa bahwa ini menjadi alasan utama baginya untuk mencari dukungan publik.
Setelah menerima ancaman melalui media sosial, Chikita langsung bertindak cepat dengan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. “Sudah, sudah semua (dilaporkan). Tinggal dipanggil,” ungkapnya mengenai langkah hukum yang diambil.
Perseteruan di Jalur Hukum
Rumah tangga pasangan ini semakin rumit, ketika Indra Adhitya juga melaporkan Chikita ke Polres Kota Tangerang atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Indra mengklaim bahwa tindak KDRT tersebut terjadi selama empat tahun mereka berumah tangga.
Di sisi lain, Chikita membantah keras klaim tersebut dan menegaskan bahwa dirinya adalah korban KDRT oleh suaminya. Hal ini menunjukkan bahwa kedua pihak saling melempar tuduhan di ranah hukum.
Akibat dari perseteruan ini, mereka memilih jalur hukum untuk menyelesaikan masalah yang ada, dengan proses perceraian yang tengah berlangsung di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Proses Perceraian yang Berlanjut
Sidang lanjutan perceraian mereka dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 26 Agustus 2025, dengan fokus persidangan saat ini pada mediasi. Indra Adhitya sebagai tergugat belum juga hadir di pengadilan.
Ketidakhadiran Indra menambah kesulitan dalam proses hukum dan memperuncing situasi antara keduanya. Proses mediasi diharapkan dapat mencari solusi untuk masalah rumah tangga yang dihadapi oleh pasangan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: