Dugaan Perselingkuhan Maia Estianty diungkap Ahmad Dhani setelah Dua Dekade
Perseteruan antara Maia Estianty dan Ahmad Dhani mengemuka kembali setelah dua dekade, dengan Dhani mengungkapkan dugaan perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh mantan istrinya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dalam konferensi pers yang berlangsung di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5/2026), Dhani menegaskan bahwa keputusan perceraian dilakukan berdasarkan dugaan tersebut.
Ahmad Dhani, pentolan band Dewa 19, mengungkapkan alasan di balik perceraian dengan Maia Estianty yang dilakukan pada tahun 2006, dengan mengatakan, “Waktu itu saya mengambil keputusan berpisah karena adanya perselingkuhan.”
Dhani menjelaskan bahwa ia menyimpan informasi tersebut selama bertahun-tahun untuk melindungi ketiga anak mereka, yaitu Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani. “Saya tidak ingin mereka mengetahui hal ini saat masih sekolah. Saya menjaga perasaan mereka,” ujarnya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Dalam penjelasannya, Dhani mengklaim bahwa ia memiliki bukti yang mendukung dugaan perselingkuhan tersebut. Ia menyebutkan ada dokumen berupa surat pernyataan yang diduga dibuat oleh Maia, lengkap dengan tanda tangan.
Dhani menegaskan, “Ada dokumen yang menunjukkan hal tersebut, bahkan sudah ditandatangani. Itu hanya sebagian dari bukti yang saya miliki.”
Isu lama ini kembali mencuat bersamaan dengan unggahan terbaru Dhani di media sosial, yang diduga menyentil Maia. Dalam postingannya, ia mengaitkan dugaan perselingkuhan dengan sosok petinggi televisi, yang langsung memicu spekulasi di kalangan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Maia Estianty belum memberikan tanggapan resmi mengenai tudingan tersebut. Drama masa lalu ini membuka kembali luka lama yang selama dua dekade sempat ditutupi, dan kembali menarik perhatian publik.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: