Mengenali dan Mengelola Dampak Negatif Media Sosial
Media sosial merupakan alat yang efektif, namun dapat membawa dampak negatif jika tidak dimanfaatkan secara bijak. Banyak pengguna mengalami masalah psikologis akibat terjebak dalam lingkungan yang toxic di dunia maya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Pengguna perlu mengenali tanda-tanda interaksi yang tidak sehat dan menerapkan strategi yang tepat untuk menciptakan pengalaman positif dalam bersosialisasi secara online.
Saat menggunakan media sosial, perhatikan apakah konten yang muncul sering kali memicu stres atau kecemasan. 'Jika setiap kali melihat postingan tertentu membuat jantungmu berdegup kencang, itu bisa jadi indikasi bahwa akun tersebut tidak baik untuk mentalmu.'
Reaksi emosional yang kuat terhadap konten juga menjadi sinyal peringatan. Jika interaksi dengan konten selalu menimbulkan perasaan marah atau frustasi, perlu dipertimbangkan untuk membatasi atau menghapus akun-akun tersebut.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Menetapkan jadwal untuk menggunakan media sosial dapat membantu mengontrol durasi interaksi. Dengan batasan waktu, pengguna dapat mengurangi paparan terhadap konten negatif.
Menghindari penggunaan media sosial saat beraktivitas lain seperti berkumpul dengan teman juga disarankan. 'Fokus pada pengalaman langsung akan mengurangi keinginan untuk terus-menerus memeriksa ponsel.'
Mengikuti akun-akun yang memberikan inspirasi dan informasi positif dapat menciptakan lingkungan media sosial yang lebih sehat. Pengguna sebaiknya mencari halaman yang membagikan konten tentang mental health, motivasi, atau hobi yang diminati.
Dengan menyusun feed dengan konten yang konstruktif, pengguna dapat terhindar dari pengaruh negatif, sehingga berdampak positif bagi diri sendiri dan orang lain.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: