Proses Pengembangan Konsol Xbox Generasi Selanjutnya Masih Dalam Ketidakpastian
Microsoft telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam pengembangan konsol generasi berikutnya untuk Xbox, tetapi rencana rilis pada tahun 2027 kini dipertanyakan.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Perusahaan tidak menetapkan tahun tersebut sebagai tanggal rilis yang harus dipenuhi, meski sebelumnya ada harapan untuk peluncuran di periode itu.
Meskipun Microsoft telah memastikan pembangunan konsol generasi berikutnya, tekanan untuk merilisnya pada tahun 2027 tidak diutamakan.
Menurut laporan dari Jez Corden, seorang reporter dari Windows Central, perusahaan kini mempertimbangkan masa pakai dari konsol Xbox Series S dan PlayStation 5 yang semakin panjang.
Kondisi ini menjadi faktor utama Microsoft untuk memperpanjang waktu rilis, agar tidak terburu-buru dalam meluncurkan produk baru.
Ekosistem yang terus berkembang dari kedua konsol tersebut menunjukkan bahwa mereka memiliki masa pakai yang lebih lama daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Kenaikan harga untuk memori dan penyimpanan menjadi faktor krusial dalam menentukan waktu peluncuran konsol baru oleh Microsoft.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Tingginya biaya produksi serta kondisi ekonomi global saat ini menambah kompleksitas pada keputusan ini.
Microsoft berupaya memastikan bahwa peluncuran konsol baru tidak hanya relevan dengan waktu, tetapi juga terjangkau bagi konsumen.
Dalam konteks ini, tekanan dari inflasi dan fluktuasi pasar menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan.
Kejutan muncul ketika Microsoft menyadari bahwa spekulasi mengenai rilis pada tahun 2027 bukan berasal dari internal mereka.
Ketua CEO AMD, Lisa Su, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa keberhasilan pengembangan Semi-custom SoC menunjukkan potensi untuk peluncuran di tahun tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: