Kategori Berita
Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 15:00 WIB

Moya: Robot Humanoid Inovatif yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Moya: Robot Humanoid Inovatif yang Meniru Manusia dengan Presisi TinggiMoya: Robot Humanoid Inovatif yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Moya, robot humanoid canggih yang dikembangkan di China, kini menjadi sorotan berkat kemampuan meniru gerakan manusia dengan akurasi yang mencengangkan.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Robot ini dirancang untuk berperan dalam bidang perawatan dan pendidikan, menawarkan inovasi menarik dalam dunia kecerdasan buatan.

Desain dan Fitur Inovatif Moya

Dikembangkan oleh perusahaan DroidUp, Moya meluncur di Shanghai dengan rancangan yang tidak hanya teknis tetapi juga menyentuh aspek emosional. Robot ini disebut sebagai embodied artificial intelligence, yang berarti dapat berinteraksi langsung dengan dunia fisik.

Moya dilengkapi dengan kemampuan seperti kontak mata, mengangguk, dan menampilkan ekspresi wajah mikro yang halus. Ini menjadikannya salah satu robot paling realistis yang ada saat ini, bertujuan untuk mengatasi fenomena 'Uncanny Valley'.

Desain Moya mengedepankan kenyamanan manusia saat berinteraksi dengan teknologi, menjadikannya lebih akrab dan tidak menakutkan bagi pengguna.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Spesifikasi dan Kemampuan Moya

Dengan tinggi 1,65 meter dan berat 32 kilogram, Moya dirancang memiliki suhu tubuh yang mendekati manusia, berkisar antara 32 hingga 36 derajat Celsius. Fitur ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dalam interaksi, khususnya dalam sektor layanan kesehatan.

Akurasi postur berjalan yang mencapai 92 persen mencerminkan perhatian DroidUp pada stabilitas dan kejernihan gerak. Moya dirancang agar dapat beroperasi dalam lingkungan manusia tanpa menimbulkan rasa takut atau ancaman.

Desain modular yang dimiliki Moya memberikan fleksibilitas dalam penyesuaian estetika, memungkinkan penampilan robot ini disesuaikan dengan preferensi budaya atau kebutuhan spesifik klien.

Tantangan Penerimaan Masyarakat dan Masa Depan Robotika

Moya hadir dengan ambisi besar sebagai asisten di sektor kesehatan, pendidikan, dan komersial lainnya, dengan peluncuran yang direncanakan pada akhir 2026. Dengan harga sekitar Rp133 juta, Moya dianggap kompetitif dibandingkan biaya operasional jangka panjang di sektor jasa.

Walau demikian, tantangan utama yang harus dihadapi adalah penerimaan masyarakat. Di media sosial, pro dan kontra muncul, di mana beberapa warganet mengagumi kemajuan teknologi ini, tetapi yang lain merasa ragu terhadap kehadiran makhluk logam mirip manusia.

Moya menjadi simbol dari seberapa jauh manusia bersedia berinteraksi dengan kecerdasan buatan dalam bentuk fisik. Dengan fokus pada empati artifisial, DroidUp berupaya membangun masa depan interaksi robot yang lebih nyaman dan mendalam.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Moya: Robot Humanoid Inovatif yang Meniru Manusia dengan Presisi Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!