Perkembangan Segmen Mobil Keluarga Tujuh Penumpang di Indonesia pada November 2025
Segmen mobil keluarga tujuh penumpang atau Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) menunjukkan pertumbuhan yang positif pada November 2025, dengan total distribusi mencapai 7.579 unit menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 7.423 unit.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Dominasi pasar masih dipegang oleh Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander meski penjualannya bervariasi, menunjukkan bahwa konsumen tetap setia pada model-model tertentu di segmen ini.
Toyota Avanza kembali mencatatkan performa yang mengesankan dengan distribusi mencapai 3.912 unit pada November 2025. Angka ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan dengan distribusi bulan sebelumnya yang hanya mencapai 3.087 unit.
Kinerja Avanza mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar dalam segmen LMPV. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen masih mengandalkan model ini sebagai pilihan utama untuk kendaraan keluarga mereka.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Mitsubishi Xpander, meskipun tetap menjadi penantang utama, mencatatkan penurunan penjualan pada November 2025. Hanya membukukan 1.427 unit, angka ini turun dari 1.926 unit pada bulan sebelumnya.
Perubahan ini mengindikasikan adanya tantangan bagi Mitsubishi dalam mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan ketat di segmen LMPV.
Model listrik BYD M6 menunjukkan konsistensi sebagai pendatang baru di segmen ini dengan distribusi 567 unit pada November 2025, yang relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya dengan 580 unit.
Daihatsu Xenia memperlihatkan kinerja positif, meningkat dari 480 unit di Oktober menjadi 550 unit, sementara Toyota Veloz mengalami penurunan dari 563 unit menjadi 473 unit. Di sisi lain, Hyundai Stargazer terus menghadapi tekanan pasar, dengan distribusi turun dari 580 unit menjadi 406 unit.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: