Digital Detox: Pentingnya Mengurangi Ketergantungan pada Perangkat Digital
Di era digital yang terus berkembang, banyak orang mengalami dampak negatif dari penggunaan perangkat digital yang berlebihan. Fenomena ini mendorong perlunya melakukan digital detox untuk meningkatkan kualitas hidup.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Digital detox bukanlah sekadar berlibur, melainkan langkah strategis untuk mengatasi stres dan menjaga kesehatan mental, yang semakin penting di tengah kesibukan sehari-hari.
Salah satu indikasi bahwa seseorang perlu melakukan digital detox adalah seringnya merasa stres dan cemas. Menurut penelitian, penggunaan gadget yang berlebihan dapat meningkatkan tingkat kecemasan individu.
Banyak orang mengalami 'FOMO' atau fear of missing out akibat terus-menerus memantau update di media sosial, yang berkontribusi pada ketidakstabilan emosi.
Kondisi ini umum ditemukan di kalangan pengguna aktif, sehingga penting untuk mengenali momen ketika perlu menjauh dari perangkat digital.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Salah satu masalah yang sering dialami oleh pengguna gadget adalah gangguan tidur, yang bisa jadi disebabkan oleh paparan layar sebelum tidur. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perangkat digital di malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian.
Akibatnya, individu berisiko tidak mendapatkan tidur berkualitas, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan kelelahan saat bangun.
Jika sering terjaga di malam hari sambil mengecek media sosial, itu mungkin pertanda bahwa tubuh Anda memerlukan jeda dari teknologi.
Penggunaan digital yang berlebihan juga dapat menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi baik di tempat kerja maupun saat belajar. Notifikasi dan email yang terus-menerus mengejar perhatian dapat mengalihkan fokus dan produktivitas.
Masyarakat juga kerap merasakan isolasi meski selalu terhubung secara digital. Media sosial tidak dapat menggantikan interaksi langsung yang memberikan dampak emosional lebih kuat.
Kehilangan hubungan ini dapat berujung pada rasa kesepian, yang perlahan dapat mempengaruhi kesehatan mental. Meluangkan waktu untuk bertemu dengan teman secara langsung dapat membantu mengatasi perasaan tersebut.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: