Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 18:08 WIB

Menemukan Keindahan yang Beragam di Era Estetika Digital

Author

Menemukan Keindahan yang Beragam di Era Estetika DigitalMenemukan Keindahan yang Beragam di Era Estetika Digital

Dalam era digital saat ini, estetika menjadi hal yang sangat penting bagi anak muda. Mereka berusaha mengejar standar kecantikan ideal, sering kali mengabaikan keunikan masing-masing individu.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Fenomena ini tak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga cara berpikir dan interaksi di media sosial. Pertanyaan utama adalah, apakah kecantikan harus seragam untuk diterima di masyarakat?

Perkembangan Estetika di Kalangan Anak Muda

Sejak munculnya media sosial, konsep estetika mengalami perubahan signifikan. Platform seperti Instagram dan TikTok menjadi tempat bagi anak muda untuk mengekspresikan diri sekaligus menciptakan standar kecantikan yang tidak realistis.

Banyak anak muda merasa tertekan oleh pengaruh influencer dan selebritas besar yang membentuk ekspektasi kecantikan. Menurut sebuah studi, sekitar 70% anak muda merasakan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan yang diciptakan oleh media sosial.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dampak Obsesif terhadap Kecantikan

Obsesi terhadap estetika dapat berakibat serius, termasuk gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi. Lembaga kesehatan mental mencatat, sekitar 40% remaja menunjukkan tanda-tanda depresi ketika tidak memenuhi standar kecantikan.

Selain itu, tekanan untuk tampil sempurna memicu perilaku berisiko, seperti penggunaan produk pemutih kulit yang tidak aman. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk memberikan wawasan yang lebih luas tentang keindahan yang tidak terbatasi oleh satu standar sempit.

Mendorong Keberagaman dalam Estetika

Dari sisi industri mode dan kecantikan, upaya untuk mengenalkan keberagaman dalam pemasaran semakin meningkat. Kampanye yang merayakan berbagai wajah, bentuk tubuh, dan warna kulit menunjukkan hasil positif di pasar.

Kini banyak merek mulai menampilkan model dengan beragam ukuran dan warna, membuktikan bahwa kecantikan tidak harus seragam. Seorang pakar pemasaran menegaskan, 'Konsumen saat ini lebih cenderung berbelanja pada merek yang berdiri di atas nilai keberagaman.'

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menemukan Keindahan yang Beragam di Era Estetika Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!