KAMI INDONESIA – Dua patung superhero, Iron Man dan Spider-Man, milik anggota DPR RI Ahmad Sahroni menjadi korban penjarahan massa baru-baru ini. Patung-patung tersebut mengalami kerusakan parah dan memiliki nilai pasar yang sangat tinggi.
Medy Renaldy, konten kreator mainan, menyatakan bahwa harga patung yang dijarah tersebut bisa mencapai ratusan juta rupiah. Video yang beredar menunjukkan kondisi patung Spider-Man yang sangat memprihatinkan.
Menurut Medy Renaldy, harga patung Iron Man life size biasanya berkisar ratusan juta rupiah. Ia mencatat dalam toko online, statue Iron Man Mark II yang dijarah tersebut ditawarkan seharga Rp 235 juta.
Selain itu, terdapat patung Iron Man Mark 85 life size yang harganya sekitar Rp 168 juta, serta statue Spider-Man dengan harga Rp 127 juta. Dari video yang tersebar, terlihat bahwa statue Spider-Man mengalami kerusakan parah akibat penjarahan.
Situasi ini menunjukkan betapa tingginya nilai koleksi patung superhero di kalangan penggemar, serta menyoroti risiko yang dihadapi oleh item kolektor dalam situasi yang tidak terduga.
Ahmad Sahroni mengungkapkan kecintaannya terhadap karakter Iron Man. Ia menjelaskan bahwa koleksi patung-patung tersebut baru bisa ia miliki setelah mengumpulkan cukup uang, menandakan cinta terhadap superhero ini yang sudah ada sejak lama.
Dalam wawancara, ia mengungkapkan, “Dari pertama filmnya kan seorang pahlawan bentuk robot. Waktu itu suka cuma belum bisa beli. Iron Man kan baru 2010 kalau nggak salah.” Selain itu, ia memiliki koleksi lima statue Iron Man yang berbeda.
Ketertarikan Sahroni terhadap karakter ini tidak hanya sebatas memiliki patung, melainkan juga menandakan ikatan emosional yang mendalam dengan simbol kekuatan dan keberanian yang dihadirkan oleh karakter tersebut.
Sahroni menuturkan bahwa Iron Man pertama yang dimilikinya adalah patung berukuran besar yang berasal dari China dengan harga Rp 160 juta. “Yang ini (merah) lebih enteng, limited ini, tapi beli second karena teman jual, Rp 40 juta, dia butuh duit,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa semua statue yang dimilikinya sangat disukainya karena desain dan keunikan masing-masing patung. Koleksi ini menjadi representasi dari perjalanan kehidupannya dan pencapaian yang telah diraih.
Di balik kerugian yang dialaminya, Sahroni tetap melihat nilai positif dari koleksi tersebut sebagai bagian dari identitas dan hobi yang telah menginspirasi banyak penggemar lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: