Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 11:45 WIB

Pembaruan Windows 11 Memicu Masalah Gagal Boot pada Beberapa Perangkat

Author

Pembaruan Windows 11 Memicu Masalah Gagal Boot pada Beberapa Perangkat

Microsoft telah mengonfirmasi bahwa beberapa perangkat yang menjalankan sistem operasi Windows 11 mengalami masalah yang mengakibatkan gagal menyala.

Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Dalam pernyataanannya, perusahaan menjelaskan bahwa masalah ini disebabkan oleh kombinasi dari pembaruan lama dan baru, bukan oleh satu pembaruan tunggal.

Penyebab Masalah Gagal Boot pada Windows 11

Investigasi yang dilakukan oleh Microsoft menunjukkan bahwa masalah ini umumnya terjadi pada perangkat yang tidak berhasil memasang pembaruan keamanan Desember 2025 dengan baik.

Ketidakberhasilan ini menyebabkan perangkat berada dalam kondisi 'improper state' setelah proses pemulihan, sehingga tidak dapat melakukan boot dengan normal.

Laporan pengguna mengindikasikan bahwa upaya untuk melakukan pemasangan pembaruan Windows 11 yang berikutnya dapat menyebabkan layar hitam atau biru, sering disebut dengan istilah Blue Screen of Death (BSOD).

Masalah ini terutama dirasakan setelah pemasangan pembaruan Januari 2026, yang berakibat pada munculnya BSOD pada sejumlah perangkat.

Solusi Sementara dari Microsoft

Menanggapi masalah ini, Microsoft telah menyiapkan solusi sementara yang mampu memblokir instalasi pembaruan lanjutan pada PC yang terdeteksi dalam kondisi improper state.

Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail

Dengan langkah ini, Microsoft berupaya untuk mencegah lebih banyak perangkat mengalami kegagalan boot.

Namun, Microsoft menegaskan bahwa solusi ini tidak mencegah perangkat dari kondisi improper state dan tidak memperbaiki PC yang sudah mengalami kegagalan untuk menyala.

Perusahaan juga berkomitmen untuk melakukan analisis lebih lanjut guna menemukan solusi permanen terkait masalah ini.

Dampak Masalah pada Pengguna

Masalah gagal boot ini lebih banyak dialami oleh perangkat PC kelas bisnis dan komersial yang sering menggunakan skema enkripsi serta konfigurasi penyimpanan yang lebih ketat.

Pengguna yang terpengaruh umumnya akan mendapatkan pesan error 'UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME' saat mencoba untuk menghidupkan PC, menandakan adanya kegagalan sistem operasi dalam mengakses penyimpanan utama.

Kondisi ini menyebabkan perangkat terjebak pada tahap awal proses boot dan tidak dapat melanjutkan ke tampilan desktop.

Dalam beberapa situasi, kegagalan boot ini juga menghalangi akses pengguna ke mode pemulihan, menyulitkan proses perbaikan yang mungkin dibutuhkan.

Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU