Pengembangan Chip Otak oleh Neuralink: Menuju Era Baru Teknologi Medis di Indonesia
Di tahun 2026, semakin banyak individu di Indonesia akan memiliki kesempatan untuk menjalani implan chip otak berkat produksi massal yang dilakukan oleh perusahaan Neuralink.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Elon Musk, pendiri Neuralink, menyatakan bahwa perusahaan akan mengadopsi prosedur bedah otomatis, yang diharapkan akan meningkatkan keamanan dan aksesibilitas bagi pengguna.
Neuralink, sebuah perusahaan implan yang didirikan oleh Elon Musk, kini memulai produksi massal perangkat otak-komputer untuk memperluas akses kepada teknologi ini.
Dengan transisi ke prosedur bedah otomatis, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta mengurangi potensi kesalahan saat pemasangan chip di otak manusia.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Implan yang dikembangkan oleh Neuralink dirancang untuk membantu individu yang mengalami cedera dan kelumpuhan, memberi mereka kemampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.
Para pengguna akan memiliki kemampuan untuk mengontrol berbagai alat dengan hanya memanfaatkan pikiran mereka, membuka berbagai kemungkinan baru dalam rehabilitasi dan peningkatan kualitas hidup.
Neuralink tidak hanya menghadapi tantangan teknis, tetapi juga perlu mengatasi isu-isu keamanan dan etika dalam implementasi teknologinya.
Pada tahun 2022, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat sempat menolak permohonan mereka untuk melakukan uji coba, namun setelah berhasil melakukan uji coba pada manusia pada tahun 2024 dengan melibatkan 12 pasien yang mengalami kelumpuhan parah, perusahaan ini menunjukkan bahwa chip dapat digunakan dalam jangka panjang.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: