Dampak Penggunaan Handphone Saat Pengisian Daya Terhadap Perangkat dan Kesehatan
Penggunaan handphone (HP) saat sedang diisi daya menjadi praktik umum di kalangan masyarakat. Namun, hal ini dapat berpotensi menimbulkan masalah serius pada perangkat dan kesehatan penggunanya.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Kebiasaan ini tanpa pemahaman yang mendalam dapat mengarah pada kerusakan perangkat dan dampak negatif bagi kesehatan. Secara khusus, risiko overheating dan efek radiasi mulai menjadi perhatian penting.
Menggunakan HP saat diisi daya dapat mengakibatkan overheating, di mana perangkat menjadi lebih panas dari yang seharusnya. Ketika pengguna menjalankan aplikasi berat sambil mengisi daya, CPU dan GPU harus bekerja lebih keras, menyebabkan kenaikan suhu yang signifikan.
Overheating tidak hanya merusak komponen internal, tetapi juga berpengaruh pada masa pakai perangkat. Dalam banyak kasus, baterai yang terlalu panas dapat mengalami kerusakan permanen, sehingga mempengaruhi kapasitas dan kemampuan pengisian di masa depan.
Kualitas kabel charger dan adaptor juga berkontribusi pada masalah ini. Penggunaan alat yang tidak original atau yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kerusakan, sementara penggunaan HP saat pengisian daya berpotensi menimbulkan arus listrik yang tidak stabil dan dapat menyebabkan hubungan arus pendek.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Selain risiko terhadap perangkat, ada juga dampak kesehatan yang perlu dicermati. Menggunakan HP saat sedang diisi daya dapat membuat pengguna mengabaikan posisi tubuhnya, sehingga menimbulkan masalah postur.
Paparan radiasi elektromagnetik dari handphone dalam kondisi pengisian daya adalah hal yang juga patut diperhatikan. Meskipun masih banyak penelitian yang sedang dilakukan mengenai dampak jangka panjangnya, ada kekhawatiran bahwa paparan berkepanjangan dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan.
Penggunaan charger berkualitas rendah turut meningkatkan risiko, karena dapat membahayakan pengguna dengan potensi kebocoran listrik. Beberapa kejadian yang dilaporkan menunjukkan luka bakar kecil atau kejutan listrik ringan pada individu yang mengalami situasi ini.
Untuk mengurangi risiko, sebaiknya hindari penggunaan HP selama proses pengisian daya. Jika situasi mendesak memerlukan penggunaan, disarankan untuk mengaktifkan mode pesawat guna mengurangi beban aktivitas perangkat.
Pastikan charger yang digunakan merupakan produk original dari produsen untuk meminimalisir risiko kerusakan. Menggunakan permukaan datar dan ventilasi yang baik juga penting untuk memberi ruang pada perangkat selama pengisian daya.
Mematikan ponsel saat melakukan pengisian daya juga dapat mempercepat proses pengisian sekaligus mengurangi kemungkinan timbulnya masalah.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: