Robot Humanoid Terjangkau dari China Siap Hadir di Pasaran
Perusahaan teknologi asal China, Songyan Power, telah mengumumkan peluncuran robot humanoid yang diberinama 'Bumi' dengan harga terjangkau yakni Rp23 juta.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Robot ini dirancang khusus untuk tujuan pendidikan dan interaksi dengan anak-anak, serta dijadwalkan mulai dijual pada bulan Januari 2026.
Robot Bumi memiliki dimensi kecil dan berat yang ringan, sehingga memungkinkan mobilitas yang lebih baik dalam berbagai aktivitas seperti berjalan, berlari, dan menari.
Selain itu, robot ini dilengkapi kemampuan untuk merespons perintah suara, sehingga mempermudah interaksi dengan pengguna.
Pengguna dapat memprogram robot ini dengan cara yang sederhana menggunakan alat drag-and-drop, membuatnya ideal bagi pemula di bidang robotika.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Di pasar global, harga robot humanoid sering kali sangat tinggi. Misalnya, robot Tesla Optimus di Amerika Serikat diperkirakan dijual dengan harga antara US$20.000 hingga US$30.000, yang setara dengan Rp334 juta hingga Rp500 juta.
Sementara itu, robot Digit dari Agility Robotics, yang dirancang khusus untuk industri di gudang dan pabrik, memiliki harga mendekati US$250.000 atau sekitar Rp4,18 miliar, menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan robot Bumi.
Ketersediaan robot dengan harga terjangkau ini berpotensi membuat teknologi robotika lebih dapat diakses, terutama di kalangan pendidikan.
Pendekatan yang diambil oleh perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat berfokus pada produktivitas industri dan keamanan, yang sering kali berujung pada pertumbuhan yang lebih lambat dalam adopsi consumer.
Di sisi lain, perusahaan-perusahaan di China berkomitmen pada produksi yang cepat dengan biaya rendah meskipun mempunyai margin keuntungan yang lebih kecil.
Hal ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat di ranah teknologi dan kecerdasan buatan antara kedua negara.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: