Kategori Berita
Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 20:24 WIB

OpenAI Jalin Kerja Sama Strategis dengan AWS Senilai 38 Miliar Dollar AS

OpenAI Jalin Kerja Sama Strategis dengan AWS Senilai 38 Miliar Dollar ASOpenAI Jalin Kerja Sama Strategis dengan AWS Senilai 38 Miliar Dollar AS

OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT, baru saja menyepakati kerja sama strategis senilai 38 miliar dollar AS dengan Amazon Web Services (AWS). Kesepakatan ini menandai akhiran ketergantungan OpenAI terhadap Microsoft sebagai penyedia layanan cloud utama.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Melalui kemitraan ini, berbagai teknologi kecerdasan buatan OpenAI akan dikembangkan di infrastruktur AWS. Kedua belah pihak menilai kolaborasi ini akan membuka jalan bagi generasi baru AI yang lebih efisien dan mudah diakses secara global.

Perubahan Dinamika dalam Kerja Sama OpenAI dan Microsoft

Sejak 2019, OpenAI telah memiliki hubungan eksklusif dengan Microsoft, di mana perusahaan tersebut menjadi penyedia cloud dan investor utama. Namun, dengan kemitraan terbaru ini, Microsoft tidak lagi menjadi satu-satunya penyedia layanan cloud bagi OpenAI.

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa infrastruktur AWS akan mempercepat pengembangan teknologi AI yang lebih canggih. "Mengembangkan AI yang canggih membutuhkan sistem yang bisa diandalkan. Kemitraan kami dengan AWS dapat memperlancar misi kami," tambahnya.

Dari sudut pandang teknis, OpenAI akan memanfaatkan Amazon EC2 UltraServers yang dilengkapi dengan chip AI Nvidia terbaru. Penyiapan ini memungkinkan OpenAI untuk menjalankan berbagai beban kerja AI secara efisien, dari pelatihan model generatif baru hingga layanan inferensi untuk ChatGPT.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Rencana Ekspansi dan Peningkatan Kapasitas Komputasi

OpenAI dan AWS memperkirakan bahwa semua kapasitas yang disediakan akan mulai aktif sebelum akhir 2026. Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas kapasitas secara signifikan hingga tahun 2027 dan seterusnya.

Amazon menegaskan bahwa ini adalah langkah vital dalam menjawab permintaan komputasi yang melonjak untuk pengembang model AI terdepan. Mereka menyebutkan bahwa, "kemajuan pesat teknologi AI telah menciptakan permintaan komputasi yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Hal ini menunjukkan bahwa OpenAI sedang melakukan langkah maju dalam memperkuat infrastruktur cloud-nya, setelah merombak hubungan jangka panjangnya dengan Microsoft.

Pengaruh Kerja Sama ini Terhadap Pelanggan dan Pengembangan AI

Kerja sama ini tidak hanya berdampak pada OpenAI tetapi juga pada pelanggan AWS yang akan mendapatkan akses ke berbagai model AI. Beberapa perusahaan seperti Comscore dan Peloton telah dapat menggunakan model AI OpenAI untuk kebutuhan operasi mereka.

OpenAI sebelumnya telah menyediakan model open weight di platform Amazon Bedrock, yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan alur kerja otomatis dan analisis ilmiah. Kemitraan yang luas ini menunjukkan bahwa ekosistem AI semakin berkembang dengan dukungan infrastruktur yang kuat.

Dengan status baru sebagai perusahaan yang mencari keuntungan, OpenAI kini bisa lebih leluasa dalam penggalangan modal untuk pengembangan teknologi AI ke depannya.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

OpenAI Jalin Kerja Sama Strategis dengan AWS Senilai 38 Miliar Dollar AS

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!