Pernyataan Resmi Mengenai Kebakaran Kendaraan T2 di Tol Jagorawi
PT Jetour Sales Indonesia telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden kebakaran kendaraan T2 yang terjadi di Tol Jagorawi pada malam 1 Februari 2026.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Perusahaan saat ini sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut dan memastikan keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas utama.
Insiden kebakaran kendaraan T2 berlangsung pada malam hari, tepatnya 1 Februari, ketika jip tersebut menabrak pembatas jalan di Tol Jagorawi setelah sebelumnya ditabrak oleh sedan putih dari belakang.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23:45 WIB dan mengakibatkan asap yang terlihat membubung tinggi di lokasi kejadian.
Kemacetan lalu lintas terjadi di kedua arah, di mana banyak pengendara yang memperlambat laju mobil mereka untuk melihat situasi yang sedang berlangsung.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Melalui pernyataan resmi, PT Jetour Sales Indonesia mengonfirmasi bahwa mereka sedang mendalami informasi terkait insiden dan berkomitmen untuk menyelidiki penyebab serta kronologi kejadian secara detail.
Peter Zhang, Presiden Direktur PT Jetour Sales Indonesia, menekankan bahwa pihaknya akan mengungkapkan hasil investigasi secara transparan setelah proses tersebut selesai.
Perusahaan juga memastikan bahwa semua individu yang terlibat dalam kecelakaan telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
PT Jetour Sales Indonesia berkolaborasi dengan pihak terkait untuk mengumpulkan informasi akurat tentang insiden kebakaran ini.
Zhang mengingatkan pentingnya merujuk pada informasi dari sumber yang terpercaya dan menunggu berita yang telah diverifikasi.
Ia juga mengimbau agar masyarakat memberi ruang bagi proses investigasi yang tengah berlangsung, serta menantikan hasil resmi dari perusahaan terkait kejadian ini.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: