Membersihkan keramik dapur tidak perlu menjadi kegiatan yang merepotkan. Dengan menerapkan beberapa strategi sederhana, keramik dapur Anda dapat kembali bersinar.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Artikel ini akan menguraikan berbagai metode yang dapat Anda gunakan untuk menjaga keramik dapur tetap bersih dan tampak baru. Simak berbagai tip dan trik yang telah terbukti efektif.
Menggunakan Bahan Alami untuk Pembersihan
Bahan alami seperti cuka dan baking soda terbukti sangat efektif dalam mengatasi berbagai noda pada keramik. Cuka memiliki sifat asam yang dapat membantu melarutkan kotoran dan kerak yang menempel di permukaan keramik.
Untuk menggunakan cuka, campurkan dengan sedikit air, semprotkan pada area yang kotor, dan setelah beberapa menit, sikat dengan lembut menggunakan sikat gigi bekas sebelum membilasnya dengan air bersih.
Baking soda juga berfungsi dengan baik untuk menghilangkan noda yang membandel. Anda hanya perlu menaburkan baking soda ke area yang terkena noda, membasahinya dengan sedikit air, dan menggosoknya hingga bersih.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Tips Pembersihan Rutin
Menjaga kebersihan keramik dapur tidak memerlukan waktu yang lama jika dilakukan dengan cara yang benar. Pembersihan ringan perlu dilakukan setiap hari dengan menyapu dan mengepel untuk menghindari penumpukan debu dan kotoran.
Saat mengepel, gunakan air hangat dicampur dengan sabun cuci piring. Pastikan menggunakan kain mikrofiber untuk mengepel agar tidak meninggalkan bekas atau goresan pada keramik.
Ada baiknya untuk menghindari penggunaan bahan kimia keras karena dapat merusak lapisan keramik. Sebaiknya pilih produk pembersih yang ramah lingkungan untuk menjaga kondisi keramik.
Mencegah Noda dan Kerak
Pencegahan noda jauh lebih baik daripada menghilangkan noda. Segera bersihkan tumpahan makanan atau minuman karena jika dibiarkan mengering, akan lebih sulit untuk dibersihkan.
Penggunaan alas atau tatakan saat memasak juga sangat dianjurkan untuk menangkap cipratan atau tumpahan, sehingga mengurangi frekuensi pembersihan mendalam.
Selain itu, penting untuk memasang ventilasi yang baik di dapur agar kelembapan tidak tinggi, yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan kerak di keramik.
Baca juga: Penangkapan Profesor R, Koordinator Pembuatan Bom Molotov dalam Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: