Fenomena Healing di Kalangan Anak Muda Indonesia: Berbagai Praktik Menuju Kesehatan Mental
Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena healing semakin populer di kalangan anak muda di Indonesia. Kegiatan ini meliputi berbagai praktik yang bertujuan untuk menyehatkan jiwa dan raga.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Dari meditasi hingga wisata alam, generasi ini aktif mencari cara untuk mencapai kedamaian batin, yang dipicu oleh meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental.
Definisi dan Bentuk Praktik Healing
Healing, yang berasal dari bahasa Inggris, berarti penyembuhan. Dalam konteks ini, healing merujuk pada serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki kesehatan mental dan emosional individu.
Ada berbagai bentuk praktik healing yang mulai dikenal di Indonesia, mulai dari meditasi, yoga, hingga terapi dengan alam. Setiap praktik memiliki pendekatannya masing-masing, yang membantu individu mencapai keseimbangan batin.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Peningkatan Minat di Kalangan Anak Muda
Minat anak muda terhadap praktik healing semakin meningkat seiring dengan perubahan nilai-nilai sosial. Dalam masyarakat yang kian kompleks dan penuh tekanan, banyak yang mencari cara efektif untuk mengelola stres dan kecemasan.
Riset menunjukkan bahwa kesehatan mental kini menjadi prioritas utama bagi generasi ini. Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, 'Sejak pandemi, kesehatan mental menjadi isu yang semakin mendesak di seluruh dunia, termasuk Indonesia.'
Dampak Positif dan Negatif dari Fenomena Healing
Fenomena healing membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Banyak anak muda melaporkan perasaan yang lebih tenang dan mampu mengatasi masalah emosional setelah terlibat dalam praktik healing.
Namun, di balik manfaatnya terdapat sisi negatif, seperti komersialisasi praktik healing. Ada beberapa pihak yang memanfaatkan kesadaran ini semata-mata untuk keuntungan, yang bisa merugikan individu yang mencari bantuan.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: