Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 18:42 WIB

Strategi Efektif Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Strategi Efektif Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama RamadanStrategi Efektif Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Bulan Ramadan merupakan waktu yang istimewa bagi umat Muslim, namun juga datang dengan tantangan bagi kesehatan, khususnya dalam menjaga kestabilan berat badan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Fluktuasi berat badan sering kali terjadi selama bulan puasa, sehingga strategi yang tepat diperlukan untuk mempertahankan kesehatan tubuh.

Pengaturan Pola Makan

Pola makan yang baik sangat penting dalam menjaga berat badan selama puasa. Saat berbuka puasa, disarankan untuk memulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih, sebelum mengonsumsi makanan berat.

Mengatur porsi makanan juga sangat penting. Disarankan untuk tidak berlebihan dalam menyantap hidangan berbuka, dan lebih baik membagi makanan menjadi beberapa porsi kecil untuk disajikan sepanjang malam.

Sebagian besar kalori sebaiknya berasal dari karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan roti gandum dapat memberikan energi yang lebih tahan lama dibandingkan dengan karbohidrat sederhana.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil

Hidrasi yang Cukup

Hidrasi yang baik sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh selama bulan puasa. Pastikan untuk minum cukup air antara berbuka dan sahur, dengan rekomendasi minimal 8-10 gelas air per hari.

Hindari konsumsi minuman berkafein dan sugary drinks, karena dapat menyebabkan dehidrasi. Sebaliknya, lebih baik memilih air putih atau minuman herbal yang tidak mengandung gula.

Kombinasi buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka dan jeruk juga sangat dianjurkan dalam menu berbuka untuk meningkatkan asupan cairan.

Aktivitas Fisik yang Tepat

Aktivitas fisik tetap penting walaupun dalam keadaan berpuasa. Disarankan untuk melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga pada sore hari sebelum berbuka puasa.

Hindari aktivitas fisik yang berat pada saat perut kosong, karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi. Melakukan olahraga setelah berbuka puasa juga bisa menjadi alternatif yang baik.

Lebih dari itu, menjaga rutinitas olahraga dapat membantu meningkatkan metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Strategi Efektif Menjaga Kesehatan dan Berat Badan Selama Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!