Kategori Berita
Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 10:41 WIB

Analisis Kebiasaan Makan Dengan Distraksi Tontonan dan Ponsel

Analisis Kebiasaan Makan Dengan Distraksi Tontonan dan PonselAnalisis Kebiasaan Makan Dengan Distraksi Tontonan dan Ponsel

Penelitian terkini menunjukkan bahwa kebiasaan makan sambil menonton televisi dapat secara signifikan meningkatkan asupan kalori tanpa disadari. Sementara itu, aktivitas menggunakan ponsel saat makan dinilai lebih aman untuk pengendalian asupan makanan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim psikolog dari Worcester Polytechnic Institute di Massachusetts, Amerika Serikat, mengungkapkan betapa perilaku makan berlebihan dapat dipicu oleh tontonan yang menggangu konsentrasi.

Penelitian tentang Kebiasaan Makan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Physiology and Behaviour melibatkan 114 relawan. Partisipan dibagi menjadi tiga kelompok: menonton televisi, menggunakan ponsel, dan tanpa gangguan.

Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang menonton televisi mengonsumsi rata-rata 164 kalori, sementara kelompok yang tidak terpengaruh oleh distraksi mengonsumsi hanya 131 kalori. Data ini menunjukkan bahwa televisi berfungsi sebagai sumber distraksi yang kuat saat makan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Perbandingan Asupan Kalori

Kelompok yang menggunakan ponsel menunjukkan asupan kalori yang serupa dengan kelompok tanpa gangguan, yaitu sekitar 130 kalori. Tim peneliti menyatakan bahwa menonton televisi dapat mengarah pada perilaku makan berlebihan.

Peserta yang terganggu oleh televisi cenderung tidak menyadari jumlah makanan yang telah dikonsumsi, mengarah pada peningkatan rasa lapar setelahnya. Temuan ini memperjelas hubungan antara distraksi visual dan asupan kalori yang tinggi.

Rekomendasi untuk Mengontrol Asupan Makanan

Para peneliti merekomendasikan agar individu menghindari kebiasaan menonton televisi saat makan untuk meningkatkan kesadaran terhadap asupan makanan. Mengatur lingkungan saat makan dapat berdampak positif terhadap pola makan yang lebih sehat.

Sebaliknya, penggunaan smartphone tampaknya tidak memicu peningkatan konsumsi makanan. Aktivitas ini melibatkan tangan secara aktif dan membatasi frekuensi pengambilan makanan, yang mungkin menjadikan ponsel pilihan yang lebih baik daripada televisi.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Analisis Kebiasaan Makan Dengan Distraksi Tontonan dan Ponsel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!