Kebutuhan Protein yang Tepat untuk Kesehatan Tubuh
Di tengah maraknya gaya hidup sehat dan olahraga, banyak orang mempertanyakan seberapa banyak protein yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Para ahli menjelaskan bahwa kebutuhan protein tidaklah sama bagi setiap individu, melainkan dipengaruhi oleh usia dan tingkat aktivitas fisik.
Kebutuhan protein seseorang bervariasi tergantung pada faktor usia dan tingkat aktivitas. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang aktif membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan dengan orang dewasa yang tidak banyak beraktivitas.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, rekomendasi asupan protein harian untuk orang dewasa berada di kisaran 56 gram untuk pria dan 46 gram untuk wanita.
Angka ini bisa meningkat untuk mereka yang aktif secara fisik. Sebagai contoh, atlet atau individu yang melakukan latihan angkat beban mungkin membutuhkan hingga 1,6-2,2 gram protein per kilogram berat badan.
Meskipun angka tersebut tinggi, ada batasan yang perlu diingat agar tidak terjadi konsumsi protein yang berlebihan.
Ada banyak sumber protein yang bisa kita konsumsi, baik dari sumber hewani seperti daging, ikan, dan telur, maupun sumber nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Setiap sumber memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Sumber protein hewani cenderung mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, sementara sumber nabati sering kali tidak lengkap.
Namun, kombinasi beberapa jenis nabati bisa mencukupi kebutuhan protein esensial. Memilih sumber protein yang sehat juga sangat penting.
Misalnya, ikan yang kaya omega-3 bermanfaat bagi kesehatan jantung, sedangkan kacang-kacangan juga kaya serat yang baik untuk pencernaan.
Kekurangan protein dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan massa otot, penurunan sistem imun, dan masalah pertumbuhan pada anak-anak. Gejala awal seperti kelelahan bisa menjadi tanda bahwa asupan protein kita kurang.
Di sisi lain, kelebihan protein juga tidak baik untuk kesehatan. Meskipun tubuh akan membuang sisa protein yang tidak terpakai, mengonsumsi protein secara berlebihan bisa menyebabkan masalah bagi ginjal dan hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: