Sate Klathak: Kuliner Ikonik Yogyakarta yang Menggugah Selera
Sate Klathak merupakan salah satu kuliner ikonik dari Yogyakarta yang menggugah selera. Makanan ini dikenal berkat cara pembuatannya yang unik dan cita rasa yang khas.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Dengan menggunakan tusuk besi, Sate Klathak memiliki keistimewaan tersendiri dalam penyajian maupun rasa. Proses pembuatannya yang ritualistik juga memberikan nilai tambah bagi penggemar kuliner.
Untuk membuat Sate Klathak yang otentik, ada beberapa bahan utama yang perlu disiapkan. Pertama, diperlukan daging sapi segar, biasanya bagian has dalam atau tenderloin karena daging ini lebih empuk.
Selain daging, siapkan juga bawang putih, bawang merah, garam, merica, dan ketumbar untuk bumbu marinasi. Tusuk besi juga menjadi ciri khas Sate Klathak dan harus disiapkan dalam jumlah yang cukup.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Pertama, potong daging sapi menjadi dadu sekitar 2-3 cm agar mudah ditusuk. Selanjutnya, haluskan bawang putih, bawang merah, garam, merica, dan ketumbar.
Campurkan bumbu halus ke dalam daging dan diamkan sekitar 30 menit agar bumbu meresap. Proses marinasi ini sangat penting untuk mendapatkan cita rasa yang lebih kaya.
Setelah daging dimarinasi, tusukkan daging ke tusuk besi dengan jarak yang cukup agar ketika dipanggang, daging tidak mudah jatuh. Pastikan semua potongan daging tertata rapi.
Panggang di atas bara api yang menyala, sambil dibolak-balik agar matang merata. Proses pemanggangan ini akan memberikan aroma yang menggugah selera dan lapisan karamelisasi yang nikmat.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: