Kategori Berita
Rabu, 11 JUNI 2025 • 21:01 WIB

Tren Gaya Rambut Anak Muda Indonesia: Undercut, Mullet, dan Shag

KAMI INDONESIA – Tren gaya rambut anak muda di Indonesia terus berkembang dengan beragam model yang menarik perhatian. Beberapa gaya rambut seperti undercut, mullet, dan shag kini kembali naik daun di kalangan muda-mudi.

Selebriti dan influencer turut mempopulerkan tren ini, menjadikannya pilihan favorit dalam dunia fashion rambut. Fenomena ini menunjukkan pergeseran tren yang dinamis di kalangan generasi muda.

Undercut: Kesederhanaan yang Keren

Gaya rambut undercut dikenali dengan bagian samping dan belakang yang dicukur pendek sementara bagian atas dibiarkan lebih panjang. Ini memberikan kesan rapi namun tetap trendi, sesuai dengan gaya modern saat ini.

Undercut dapat disesuaikan dengan jenis rambut yang berbeda dan bisa dipadukan dengan gaya lain seperti pompadour atau quiff. Banyak pria dan wanita memilih gaya ini karena tidak memerlukan perawatan rumit tapi tetap tampil stylish.

Menurut beberapa hairstylist ternama, undercut tidak hanya populer di kalangan anak muda tapi juga diadopsi oleh berbagai usia yang menghadirkan tampilan baru. Gaya ini memberikan kebebasan berekspresi bagi mereka yang ingin tampil beda.

Mullet: Kembalinya Gaya Klasik

Mullet, gaya rambut yang populer di era 80-an, kini kembali mencuri perhatian dalam dunia fashion rambut. Gaya ini dikenal dengan rambut pendek di depan dan samping, namun panjang di belakang, memberikan tampilan yang unik.

Tren mullet mendapatkan dorongan dari selebriti dan influencer yang memamerkan dengan sentuhan modern. Ini membuat banyak anak muda tertarik untuk mencoba tampil beda dengan gaya klasik ini.

Varian modern dari mullet lebih segar dengan tambahan poni atau layer, menyesuaikan dengan gaya terkini. Para hairstylist merekomendasikan mullet bagi mereka yang ingin keluar dari zona nyaman dan berani tampil berbeda.

Shag: Penuh Tekstur dan Volume

Gaya rambut shag kembali diminati karena tampilannya yang bertekstur dan dinamis. Shag identik dengan layer-layer yang berantakan tapi tetap tertata, menawarkan kesan chic dan praktis untuk perawatan sehari-hari.

Dipadukan dengan poni curtain atau fringe, shag menjadi pilihan ideal bagi mereka dengan rambut tebal yang ingin menurunkan volume. Gaya ini cocok untuk berbagai bentuk wajah dan warna rambut.

Shag memberikan kebebasan untuk dipersonalisasi sesuai keinginan, menjadi pilihan populer di masyarakat urban yang dinamis. Ini adalah salah satu alasan mengapa gaya ini kembali digemari anak muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tren Gaya Rambut Anak Muda Indonesia: Undercut, Mullet, dan Shag

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!