Kategori Berita
Selasa, 24 JUNI 2025 • 19:45 WIB

Reza Pahlavi Serukan Perlawanan terhadap Rezim Iran di Tengah Krisis

KAMI INDONESIA – Putra mahkota Iran yang terguling, Reza Pahlavi, menyerukan perlawanan terhadap rezim Ayatollah Ali Khamenei di tengah melemahnya kekuasaan sang pemimpin tertinggi akibat serangan udara Israel.

Dalam wawancara eksklusif dengan AFP, Pahlavi menegaskan perlunya dukungan nyata untuk rakyat Iran dan memperingatkan negara-negara Barat agar tidak membuka kembali jalur diplomasi dengan rezim Teheran.

Momen Bersejarah bagi Iran

Reza Pahlavi, yang merupakan aktivis dan putra tertua Shah terakhir Iran, menggambarkan situasi terkini di Iran sebagai momen ‘Tembok Berlin’, merujuk kepada runtuhnya rezim otoriter di Eropa Timur.

Ia mengingatkan dunia akan adanya kesempatan untuk mendukung perubahan di Iran bahkan saat serangan udara Israel berlanjut menghancurkan fasilitas strategis negara tersebut. Kerusakan yang dialami pada program nuklir dan rudal berpotensi mengubah peta kekuatan politik di Iran.

Kabar tentang keberadaan Khamenei yang masih misterius, bahkan diinformasikan bahwa ia mungkin bersembunyi di sebuah bunker bawah tanah, menambah kecemasan atas stabilitas rezim saat ini. Pahlavi menyatakan bahwa ada pejabat tinggi yang mulai mencari jalan untuk melarikan diri dari kepemimpinan Khamenei.

Membangun Ikatan dengan Oposisi

Pahlavi mengungkapkan bahwa ia telah menerima kontak dari elemen-elemen yang berada di dalam militer dan intelijen, menunjukkan niat untuk bergabung dengan oposisi.

“Mereka mulai berkomunikasi dengan kami dari militer dan intelijen,” kata Pahlavi, menegaskan bahwa saluran komunikasi yang aman telah dibangun untuk menampung permintaan dari anggota kepolisian dan militer yang ingin menarik diri dari rezim saat ini.

Hal ini menjadi indikasi adanya pergeseran signifikan dalam tubuh pemerintahan Iran yang bisa memicu perubahan yang lebih besar. Terkait dengan transisi menuju demokrasi, Pahlavi juga menekankan bahwa ia tidak berminat untuk mengembalikan monarki ke Iran.

Sikap Terhadap Pihak Asing dan Respon Internasional

Meskipun kunjungannya ke Paris tidak melibatkan pertemuan resmi dengan pejabat pemerintah Prancis, Pahlavi tetap menjalin komunikasi dengan negara-negara asing.

“Tim saya telah menjalin kontak di berbagai tingkat dengan pihak-pihak di Eropa dan Amerika,” ujar Pahlavi, menunjukkan upayanya untuk mendapatkan dukungan internasional.

Desakan Pahlavi untuk komunitas internasional agar mendengarkan suara rakyat Iran sangat tegas, “Ini saatnya dunia mendengarkan suara rakyat Iran, bukan berunding lagi dengan mereka yang telah menindas kami selama puluhan tahun,” serunya menekankan perlunya aksi nyata terhadap rezim yang ada.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Reza Pahlavi Serukan Perlawanan terhadap Rezim Iran di Tengah Krisis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!