Kesepakatan Produksi Sekuel KPop Demon Hunters oleh Netflix dan Sony Pictures Animation
Netflix dan Sony Pictures Animation telah mengumumkan kesepakatan untuk memproduksi sekuel film KPop Demon Hunters, yang direncanakan akan tayang pada tahun 2029.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Demonstrasi dan Tunjangan Anggota
Film ini menyusul kesuksesan besar dari film pertamanya yang dirilis pada Juni 2025 dan terus menarik perhatian penonton.
Jadwal Tayang yang Masih Tentatif
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip oleh Variety, sekuel ini dijadwalkan tayang pada tahun 2029, meskipun proses produksinya masih panjang.
Perlu dicatat bahwa jadwal tayang ini bisa berubah tergantung pada kemajuan produksi film.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Netflix dan Sony mengenai detail jadwal tayang yang pasti, yang menyebabkan rasa penasaran di kalangan penggemar.
Baca juga: Perekrutan Kiper Baru oleh Manchester United dan Manchester City Jelang Penutupan Bursa Transfer
Kesuksesan KPop Demon Hunters Pertama
Film KPop Demon Hunters telah mencatatkan prestasi sebagai salah satu film Netflix paling banyak ditonton, menempati posisi di Global Top 10 selama enam pekan sejak rilis.
Film ini juga berhasil mendapatkan empat nominasi di Grammy Awards 2026, meningkatkan dampaknya dalam industri hiburan.
Kepala Eksekutif Netflix, Ted Sarandos, menyebut film ini sebagai 'kesuksesan fenomenal' yang didorong oleh daya tarik musiknya.
Pengembangan Cerita untuk KPop Demon Hunters 2
Maggie Kang, sebagai kreator film, merencanakan pengembangan backstory untuk karakter HUNTR/X dan berharap untuk menggali lebih dalam latar belakang karakter utama.
Kang menyatakan, 'Kami mencoba membuat cerita asal-usul non-orisinal dengan konsep yang benar-benar baru bagi banyak orang.'
Sementara itu, Arden Cho, salah satu pengisi suara, menyatakan keinginan agar karakter HUNTR/X dapat menyelamatkan Jinu, yang hilang setelah pengorbanannya melawan Gwi Ma.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: